Depok.suara.com - Kemampuan para pemain sepak bola amatir dari Indonesia saat ini menarik perhatian akun Instagram internasional, 433, dan menjadi topik pembicaraan di media sosial global.
Indonesia tak pernah kekurangan bakat luar biasa dalam menggeluti olahraga sepak bola yang baru-baru ini mendapat perhatian internasional.
Sebagaimana yang diketahui, baru-baru ini tim nasional Indonesia menghasilkan banyak pemain yang baru untuk mengisi tim dalam persaingan di tingkat internasional.
Timnas Indonesia U-23 contohnya, menambah sejumlah pemain muda baru untuk berpartisipasi dalam kompetisi Piala Asia U-23 pada tahun 2023 mendatang.
Bebberapa pemain tim nasional Indonesia yang bergabung dengan tim nasional Indonesia U-23, seperti Ivar Jenner dan Rafael Struijk yang menjadi pilar utama.
Di samping itu, terdapat seorang pemain sepak bola amatir yang kemudian menarik perhatian seluruh dunia dengan kemampuannya dalam melewati lawan.
Pemain itu bernama Ahmad Doli Siregar yang berasal dari Sumatera Utara dan sering membuat video tentang keterampilan bermain sepak bola.
Dilihat dari profil Instagramnya @ahmaddolisir, Ahmad Doli memberikan beberapa saran untuk melakukan juggling bola dan mengatasi hadangan dari lawan.
Kecepatan pergerakannya begitu tinggi dan seringkali memperdaya lawan, sehingga memungkinkannya untuk mencetak gol ke dalam gawang lawan.
Salah satu rekamannya bahkan berhasil menarik perhatian akun sepak bola tingkat internasional, yaitu @433 dan mendapatkan perhatian dari seluruh dunia.
Kemampuan Doli Siregar sempat menjadi sorotan negatif dari para pengguna internet.
Doli memberi trik untuk melalui satu pemain lawan dan kemudian berhasil mencetak gol ke gawang lawan dengan tendangan kuat.
Ketrampilan ini lalu menimbulkan tanggapan dan penghargaan dari netizen, terutama yang berasal dari tanah air.
Di Indonesia, Beberapa orang mengkritiknya, tetapi di luar negeri dia dihargai.
“Gua sangat respect sama orang ini," tulis satu warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Gara-gara Tuduhan Curi Sawit, Nyawa Satpam Way Kanan Melayang di Tangan Tetangga
-
Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?
-
Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les
-
Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi
-
Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro
-
Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari
-
Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya
-
Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi