Depok.suara.com - Otto Hasibuan, pengacara Jessica Wongso melihat banyak kejanggalan dalam kasus pembunuh Mirna Salihin. Pasalnya salah satu saksi yaitu pembantu Jessica Wongso tak pernah dihadirkan.
Dilihat dari akun YouTube TVOne, ada tuduhan kepada Jessica Wongso bahwa dia membuang barang bukti. Padahal Jessica Wongso tak pernah m menyuruh pembantunya untuk membuang.
"Dimasukan ke ember disimpen selama 3 hari. Tidak dibuang. Dalam proses polisi bisa menemukan barang itu. Dan mengambilnya," katanya.
"Udah mau seperti ikan asin lalu dibuang ke tempat sampah. Di situ saja. Kalau mau dicari barang itu ada," lanjutnya.
Otto Hasibuan kemudian meminta agar jaksa menghadirkan pembantu Jessica Wongso. Tetapi hingga pengadilan selesai, pembantu Jessica Wongso tak pernah dihadirkan.
Karena itulah, Otto Hasibuan sangat meragukan proses pengadilan tersebut. Apalagi tak pernah ada pernyataan apapun dari saksi.
"Tidak dihadirkan Bang Karni. Karena tidak dihadirkan tidak ada pernyataan apa-apa dari saksi itu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tekanan Begitu Besar, Para Pendeta Sampai Melarang Otto Hasibuan Membela Jessica Wongso: Mereka Benci Sekali
-
Video Kesaksian Kembaran Mirna Soal Jenazah Saudarinya yang Biru dan Bengkak Viral Lagi, Darmawan Salihin Berdusta?
-
Gerak-Gerik Dua Staf Cafe Olivier Bikin Curiga, Barista Diduga Terima Uang Ratusan Juta dari Ayah Mirna Salihin di Kasus Kopi Sianida
-
Jessica Wongso Tolak Ajukan Grasi dan Minta Ampunan ke Presiden, Ini Alasannya
-
Ungkap Kejanggalan Kasus Kopi Sianida, Tayangan Otto Hasibuan dan Karni Ilyas Mendadak Hilang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026