Depok.Suara.com– Pengacara Otto Hasibuan secara blak-blakan sebut seorang Irjen Krishna Murti diduga sebagai sumber masalah dalam kasus kopi sianida yang merenggut nyawa Mirna Salihin.
Setelah film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso yang ditayangkan di Netflix itu ramai ditonton oleh masyarakat seluruh dunia, Otto Hasibuan muncul ke publik untuk mengingat kembali kasus tersebut.
Dilihat dari kanal Youtube Karni Ilyas Club, Otto Hasibuan menceritakan kejanggalan-kejanggalan yang menyeret kliennya Jessica Kumala Wongso, termasuk menyebut nama Irjen Krishna Murti.
Mertua dari Jessica Mila itu mengatakan bahwa Krishna adalah sumber masalah dalam kasus kematian Mirna Salihin yang mengakibatkan Jessica Wongso mendekam di dalam penjara.
Menurut Otto, Krishna menyampaikan ke ayah Mirna bahwa anaknya tewas akibat racun. Ia pun meminta dilakukan otopsi agar penyidik dapat mengetahui penyebab kematian Mirna.
Hal ini membuat pengacara ternama itu naik darah karena Krishna bisa langsung menyimpulkan tewasnya almarhum Wayan Mirna Salihin akibat terkena racun.
"Dia (Mirna) sudah mau dimakamkan, kalau saat itu langsung dikubur waktu itu, persoalan ini tidak ada. Tetapi, Krishna Murti dia datang dan mengatakan pada ayah Mirna 'Edi! Anak kamu diracuni'. Padahal belum di otopsi,"kata Otto.
"Terus dari mana Krishna bisa menyimpulkan diawal mendahului peristiwa, oleh karena itu katanya (Krishna) 'Kalau tidak di otopsi, kami polisi tidak bisa melakukan penyelidikan dan penyidikan. Sehingga no autopsy no pride'. Inilah yang menjadi sumber dari kasus ini,"sambungnya dikutip Depok.Suara.com Jumat (6/10).
Dalam persidangan, ahli forensik yaitu Slamet Purnomo menjelaskan bahwa dirinya tidak melakukan otopsi terhadap jenazah Mirna atas permintaan dari pihak kepolisian.
Baca Juga: Baru Satu Bulan Menikah Sudah Ditinggal Kabur, Mustofa Beri Pengakuan Mengejutkan
"Kami tidak melakukan autopsi, permintaan dari kepolisian seperti itu,"kata ahli forensik Slamet Purnomo. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation
-
Terjepit Harga Bahan Baku Naik dan Gelombang PHK, Omzet Pengusaha Kopi Sidoarjo Anjlok 50 Persen
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!