/
Senin, 09 Oktober 2023 | 15:07 WIB
Otto Hasibuan dan Jessica Wongso (Instagram)

Jessica Wongso pernah terlibat konflik dengan atasannya ketika bekerja di layanan ambulans. Kristie Carter, mantan atasan Jessica menyebut bahwa Jessica merupakan pribadi yang licik, manipulatif dan tidak stabil secara emosional.

Menurut Kesaksian Kristie Carter, bahwa Jessica pernah berkata "Jika saya ingin membunuh seseorang, saya pasti tahu caranya, saya bisa mendapatkan pistol dan saya tahu dosis yang tepat." Ucapan tersebut bahkan juga di angkat dalam film Ice Cold yang sedang viral di Netflix.

Saking ketakutannya dengan Jessica, Kritie Carter akhirnya melaporkan ke polisi. Ia juga meminta perlindungan agar Jessica tidak mendatangi tempat kerjanya lagi. Kritie juga khawatir Jessica mengalami breakdown setelah serangkaian upaya bunuh diri.

Kendati begitu, ketua kuasa hukum Jessica, Otto Hasibuan membantah bahwa kliennya itu seorang psikopat. Menurut Otto, catatan kriminalnya itu tak ada sangkut pautnya dengan kematian Mirna.

Jessica Wongso memiliki riwayat sering menyakiti diri sendiri. Ya, selama menempuh pendidikan di Australia, ia berkali-kali melakukan percobaan bunuh diri.

Menurut mantan kekasihnya, Patrick O'Connor, Jessica pernah mencoba untuk mengakhiri hidupnya sebanyak 7 kali. Akhirnya, Patrick melaporkan kejadian itu ke polisi karena merasa khawatir.

Tak hanya itu, menurut penuturan mantan kekasihnya, Jessica Wongso pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan menggunakan pisau dan karbon monoksida. Dalam semua upaya tersebut, Jessica mengklaim bahwa Patrick lah yang mendorongnya untuk bunuh diri.

Pada November 2015 lalu, Patrick dua kali menelpon layanan gawat darurat karena Jessica mengancam bunuh diri. Pada 6 November 2015, polisi meminta bantuan pemadam kebakaran untuk membuka paksa pintu depan, Polisi menemukan obat-obatan di samping tempat tidur Jessica.

Sedangkan pada 21 November 2015, Jessica hendak bunuh diri setelah mabuk parah. "Polisi masuk dan menemukan sebotol wiski di tempat tidurnya," terang dia.

Baca Juga: Iran Mendadak Telepon Taliban: Saudaraku Mari Kita Bebaskan Palestina dan Al Aqsa

Pada saat menginterogasi Jessica, polisi  juga menemukan tiga surat di meja dapur. Satu surat menyatakan bahwa Patrick yang bersalah atas kematian Jessica‎. Sementara, dua surat lainnya ditujukan kepada keluarga dan rekan kerja untuk selamat tinggal. (*)

Load More