/
Senin, 16 Oktober 2023 | 14:09 WIB
Gibran Rakabuming (Tangkapan layar)

Depok.suara.com - Walikota Solo, Gibran Rakabuming mengejar para pendemo yang datang ke rumah dinasnya. Dirinya yang melihat hal tersebut langsung mengejar para pendemo yang segera pergi ke Sriwedari.

Dilihat dari akun YouTube Berita Surakarta, para pendemo itu terlihat panik ketika dikejar oleh Gibran. Apalagi saat Gibran menanyakan maksud dari orang-orang itu mendemonya.

Pada poster itu ada beberapa kata seperti ojo dumeh hingga haram politik dinasti. Tetapi para pendemo tidak mengerti apa yang mereka protes.

"Ojo dumeh katanya mas," ucap pendemo.

"Lah kenapa? Salah ku apa?" tanya Gibran.

"Gak ngerti," jawabnya.

"Gak ngerti gimana. Kalian yang nulis," heran Gibran.

Gibran lantas bertemu dengan salah seorang kordinator lapangan. Pria itu menegaskan agar Gibran tegak lurus.

Tetapi Gibran menyatakan tak mengerti maksud dari pernyataan tersebut. Karena itu dirinya meminta orang itu datang ke rumah dinasnya.

Baca Juga: Alasan Timnas Indonesia Bisa Menang Lagi Lawan Brunei, Apakah Bisa Pesta Gol Lagi?

"Saya minta tegak lurus," ucap pria itu.

"Tegak lurus gimana? Saya gak ngerti," jelasnya.

"Kalau ada yang dikeluhkan saya ajak ke loji dulu," paparnya.

"Tidak ada keluhan. Mas Gibran top," jawabnya.

Gibran menyatakan tak melarang aksi demontrasi. Bahkan dirinya meminta agar para pendemo itu datang ke rumah dinasnya.

"Makannya ojo dumeh yang mana. Tanya ibunya," ucapnya.

Load More