Dari Direktur Penyiaran Direktorat Jendral Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kominfo,Geryantika Kurnia menyebutkan Layanan Chatbot itu salah satu inovasi yang bertujuan untuk mensosialisasikan dari program ASO ( Analog Switch Off) yang selambatnya pada tanggal 2 november 2022 ..
"Bagi masyarakat yang ingin mengakses chabot Whatspp Migrasi Siaran Digital bisa melalui no WhatsApp 0811 8202 208" ungkapnya.
Implementasi pemblokiran TV Analog tersebut yang akan beralih ke Digital merupakan dari Undang-undang NO 11 tahun 2022 tentang cipta lapangan kerja dan peraturan pemerintah No 46 tahun 2021.
Untuk cara mengakses atau menggunakan chatbot whatsapp migrasi siaran digital ini yaitu :
1.tambahkan atau buat kontak baru dari ponsel pengguna terhadap nomor chatbot yang tadi (0811 8202 208) kemudian simpan .
2. setelah itu buka aplikasi whatsapp lalu cari dari nomor yang tersimpan tersebut lalu kirim kan pesan dengan mengetik "menu" untuk menampilkan berbagai macam layanan pertanyaan chatbot seperti (Jadwal ASO,cek sinyal tv,serta set box gratis tv digital).
Sementara itu proses penghentian Tv Analog ini dilakukan dengan 3 tahap yaitu :
1. Analog Switch Off (ASO) pada 30 April berada di 56 wilayah siaran dari 166 kabupaten /kota
2. Analog Switch Off (ASO) 25 Agustus 2022 mencakup 31 wilayah siaran di 110 kabupaten/kota
3. Analog Switch Off (ASO) 2 November dari 25 wilayah siaran di 63 kabupaten /kota
Demikian yang bisa disampaikan semoga bermanfaat untuk semuanya.
Berita Terkait
-
Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
-
Masih Pakai TV Analog atau Tabung? Ini Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis Gambar Jernih
-
Apakah Smart TV Perlu STB? Ini 5 Rekomendasi TV Digital yang Murah tapi Berkualitas
-
Mending TV Digital atau Smart TV? Ini 5 Pilihan TV Murah dan Hemat Listrik
-
7 Rekomendasi TV Digital 32 Inch Watt Rendah Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Keluarga
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi
-
SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja
-
Terjebak Siasat Licik Chat WhatsApp: Jerit Pilu Siswi Pesisir Barat di Balik Dinding Kos
-
Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Diplomasi Manis RI-AS: Menagih Realisasi Investasi Hijau Paman Sam
-
Pelaksaanaan Sensus Ekonomi 2026 di Berbagai Daerah
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
3 Sandal Crocs Diskon 70 Persen di Sports Station, Bisa Hemat Ratusan Ribu!
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru