Ditemukan fakta baru yang berkaitan dengan video curhatan seorang wanita yang mengaku dilarang masuk ke dalam Masjid At Thohir karena tidak mengenakan kerudung. Ternyata kebohongan wanita itu terbongkar dari hasil rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di masjid itu.
Lewat rekaman CCTV itu, pengurus Masjid At Thohir pun meluruskan soal tuduhan dari wanita tersebut. Ternyata tidak ada penolakan atau pengusiran dari pengurus masjid ketika wanita yang tidak mengenakan kerudung masuk ke dalam masjid.
Berdasar rekaman CCTV, wanita yang mengenakan kemeja putih dan celana panjang pink itu hanya diingatkan oleh jemaah masjid agar mengenakan hijab saat di area Masjid At Thohir.
Dilihat pada Senin (24/8) dalam video yang turut diunggah oleh akun Instagram, @uncle_teebob, terlihat pakaian yang dikenakan wanita dalam rekaman CCTV sama dengan busana wanita dalam video yang lebih dulu beredar. Dalam rekaman itu terlihat wanita itu mengenakan kemeja panjang putih dan celana pink.
Beredarnya tayangan rekaman CCTV itu menepis tudingan dari wanita yang sebelumnya mengaku dilarang masuk ke dalam masjid karena tidak berjilbab. Sebab, dalam rekaman CCTV itu tidak memperlihatkan satu pun orang yang melarang ketika wanita itu masuk ke dalam masjid meski tidak mengenakan busana muslimah.
Dalam video itu, wanita yang mengenakan kemaja putih dan celana pink itu hanya diingatkan oleh salah satu jemaah dengan menggunakan bahasa isyarat untuk mengenakan kerudung. Hal itu karena wanita itu tidak mengenakan kerudung ketika memasuki masjid milik keluarga Menteri BUMN Erick Thohir.
Dalam rekaman CCTV itu juga menampilkan suara wanita untuk mengklarifikasi soal video curhatan wanita itu. Dipastikan jika orang yang menegur ibu-ibu itu bukan merupakan pengurus masjid, melainkan hanya jemaah biasa.
"Kami dari pengurus Masjid At Thohir tidak pernah melarang siapa pun untuk beribadah di Masjid At Thohir, baik misalnya menggunakan kerudung dan tidak menggunakan kerudung pun kita membolehkan tetap beribadah di masjid," demikian keterangan dalam video itu.
Sebelumnya, jagat media sosial dibikin heboh atas curhatan wanita yang mengaku dilarang masuk ke Masjid At Thohir gegara dirinya tidak mengenakan jilbab. Peristiwa itu disebut terjadi ketika wanita itu hendak menemani suaminya melaksanakan salat Magrib di masjid itu.
Baca Juga: Kejuaraan Dunia 2022: Kidambi Srikanth Disingkirkan Pemain Non-Unggulan
Pengakuan itu disampaikan wanita itu dalam sebuah video. Melalui curhatannya itu, wanita berkacamata dan mengenakan masker hitam ini sengaja membuat video agar kejadian yang dialaminya itu bisa diviralkan di media sosial. Adapun video itu direkam oleh wanita di halaman luar masjid.
Peristiwa dalam video itu juga diunggah ulang oleh akun Instagram, @terangmedia.
Dalam rekaman videonya itu, wanita itu mengaku aksi perundungan itu terjadi di Masjid At Thohir yang diketahui merupakan milik keluarga Menteri BUMN Erick Thohir di kawasan Tapos, Depok, Jawa Barat.
Wanita yang dalam video itu mengaku dilarang masuk ke dalam Masjid At Thohir oleh seorang bapak karena wanita itu tidak mengenakan jilbab. Dalam curhatannya itu, wanita itu mengaku penampilannya ketika berada di masjid itu sopan, hanya tidak mengenakan kerudung.
Dalam video itu juga, wanita yang mengakan kemaja panjang berwarna putih itu menyinggung nama Erick Thohir. Dia merasa Erick Thohir, pemilik masjid itu bakal mengizinkannya masuk ke tempat ibadah itu meski tidak mengenakan busana yang menutup aurat.
Saking geramnya dengan tindakan orang di dalam masjid karena dianggap mengusir, wanita itu pun menganggap jika tindakan pengurus Masjid At Thohir itu seperti petugas di Arab Saudi. Dia pun merasa tindakan pengurus masjid di sana itu sudah berlebihan dan pantas untuk diviralkan.
Adapun pernyataan lengkap wanita yang merasa menjadi korban perundungan di Masjid At Thohir itu sebagai berikut:
"Halo guys saya hari ini mau salat Magrib, nemenin suami salah Magrib di Masjid Erick Thohir. Begitu saya mau masuk nganter suami, gak boleh masuk, ada bapak-bapak katanya harus pake jilbab. Yang gak pake jilbab gak boleh salat di sini. Coba bayangin, hanya karena saya gak pake jilbab, terus saya gak boleh masuk ke dalam Masjid At Thohir? Kalian lihat sendiri, baju saya sangat sopan lho. Saya pake tangan (kemeja lengan) panjang, pake celana panjang. Saya pake baju sopan banget, cuma saya gak pake kerudung, saya gak boleh salat di sini. Padahal tahu sendiri dong, pak Erick Thohir baik banget, saya pasti boleh salat di sini sama pak Erick Thohir. Ini bener-bener keterlaluan ya, orang-orang di sini, udah kayak polisi di Arab Saudi. Di Arab Saudi dibuka pun gak apa-apa, emang kenapa dengan rambut? Ada yang anggap aurat dan bukan, itu sah-sah saja. Ini kan Indonesia kenapa musti kayak begitu? Istri pak Erick Thohir aja gak pake jilbab lho. Sampe segitunya ya, aduh emang ini orang-orang zaman sekarang udah pada keterlaluan, udah jadi apa ya, polisi agama gitu buat sesama muslim. Masak saya gak boleh salat di masjid Erick Thohir, keterlaluan banget ya. Kudu diviralin nih!"
Berita Terkait
-
Curhat Dilarang Masuk Masjid At Thohir Gegara Tak Pakai Jilbab, Wanita: Istri Pak Erick Thohir Aja Gak Pake
-
Viral! Wanita Mengaku Tak Boleh Salat di Masjid Milik Erick Thohir karena Nggak Pakai Jilbab
-
Heboh Wanita Ini Mengaku Dilarang Masuk Masjid At Thohir karena Tak Pakai Jilbab
-
Kapolri Sebut CCTV Ferdy Sambo Raib Bahkan Dirusak: Pelakunya Anggota Divisi Propam hingga Bareskim Polri
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo