Nama Kamaruddin Simanjuntak mendadak melejit setelah mengajukan diri sebagai pengacara Almarhum Brigadir Nofryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang tewas dibunuh oleh majikannya, eks Kadiv Propam Polir Irjen Ferdy Sambo. Kamaruddin mengaku kerap mendapatkan teror selama dirinya menjadi pengacara. Namun, sederet teror hingga disebut menimpa istri-anaknya itu tidak menyurutkan Kamaruddin untuk membela klien-kliennya termasuk putri Sukarno.
Pengakuan Kamaruddin itu melalu video yang belakangan viral di media sosial. Lantaran sudah sering mendapatkan teror, Kamaruddin bercerita sang istri dan anaknya dibakar hidup-hidup.
Kamaruddin mengaku kejadian itu terjadi ketika dirinya sedang membela putri Sukarno pada 2016 silam.
Dalam video itu, Kamaruddin menceritakan detik-detik saat istri anaknya ketika mengalami teror tersebut. Menurutnya, teror itu terjadi ketika istri dan anaknya baru saja keluar rumah.
"Kita (saya) sudah bosan diteror, masih ingatkan dulu istri saya dibakar di dalam mobil, waktu saya bela putri Sukarno tahun 2016, siapa yang ingat, abang ingatkan. Waktu saya bela putri Sukarno dulu, saya lagi bicara seperti ini di hadapan rapat, membela para tersangka itu. Istri saya baru jalan pagi, 400 meter dari rumah, baru keluar kompleks, dibakar hidup-hidup istri saya sama anak saya. Jadi saya udah enggak ada takut," kata Kamarrudin dalam video yang beredar di Twitter, dikutip Jumat (26/8).
Lantaran kenyang dengan teror itu, Kamaruddin mengaku tidak takut menghadapi segela ancaman ketika memegang kasus kliennya.
"Pokoknya bandit yang harus takut sama kita. Jangan pernah takut sama bandit," katanya.
Dalam video yang beredar, Kamaruddin juga ditanya apakah kerap menerima teror-teror setelah dirinya menjadi pengacara Brigadir J. Namun, Kamaruddin tidak menjelaskan secara bernas. Dia hanya mengaku siap segala apapun risiko, termasuk keselamatan jiwanya.
"Oh saya mah gak perduli, mau diteror, mau dipotong, dibunuh saya gak perduli. Bagi saya itu hidup adalah kristus mati keuntungan," katanya.
Baca Juga: Dicubiti Jemaah, Gus Miftah Tunjukkan Tangan Luka-Luka: Apa Saya Harus Latihan Kekebalan?
Kamaruddin juga mengaku dirinya sempat menerima ancaman percobaan pembunuhan. Menurutnya, teror itu datang saat diri membuka sejumlah kasus korupsi seperti wisma atlet dan proyek pengadaan e-KTP.
"Makanya, istri saya saja sudah dibakar hidup-hidup di dalam mobil, faktanya masih selamat. Saya sudah (diancam dibunuh) (ada yang) dikasih uang Rp11 miliar untuk membunuh saya waktu 2011, wakru saya buka wisma atlet yang berujung pada e-KTP...saya masih hidup. Jadi untuk apa kita takut?" katanya.
Lantaran sudah banyak menerima segala bentuk teror, Kamaruddin mengaku tidak akan tunduk dengan para penjahat termasuk mafia.
"Jadi kita kalau berani dan tidak takut, kejahatan yang habis. Penjahat yang berkurang, bener gak? Tapi kalau kita takut sama mafia, sama penjahat, maka penjahat itu akan subur. Oleh itu mari kita rebut Polri, dari tangan mafia, setuju gak? Polri tidak boleh lagi ditangan mafia. Bila perlu kita tingkatkan gaji Polri itu minimal 25 juta per bulan, yang jenderalnya ratusan juta. Yang penting jangan mengabdi kepada penjahat dan mafia, bener gak?" kata dia.
Berita Terkait
-
Kamaruddin Simanjutak Sebut Dirut Kelola Dana Capres Rp300 Triliun, Ini Bantahan PT Taspen
-
Bareskrim Siap Tahan Istri Ferdy Sambo, Tapi Tunggu Rekomendasi Ini
-
Hanya Presiden Jokowi yang Bisa Pecat Irjen Ferdy Sambo, Polri Beberkan Fakta Ini
-
Ferdy Sambo dan Istrinya Kembali Dilaporkan Pengacara Brigadir J, Ini Kasusnya
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat
-
Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia
-
BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun