Beredarnya video seorang pria mengaku anggota TNI membuat heboh di media sosial. Sebab, dalam video itu, pria mengaku bernama Kopral Arif itu melayangkan ultimatum kepada Anggota Komisi I DPR RI, Effendi Simbolon gegara menyamakan TNI saat ini bak gerombolan ormas.
Pantauan Senin (12/9) dalam video yang diunggah ulang oleh akun Instagram, @kabarnegri, pria yang mengenakan seragan loreng diduga milik TNI itu menantang agar Effendi Simbolon meminta maaf. Sebab, pria itu tidak sudi jika Effendi menyamakan korps TNI dengan gerombolan.
"Hei Kau Effendi Simbolon, Anggota Dewan Komisi I DPR RI. Saya kopral, tidak terima TNI dibilang seperti gerombolan. Saya minta kamu segera minta maaf secara terbuka kepada TNI," kata pria dikutip Senin.
Dalam video itu, pria itu mengaku siap mencari Effendi Simbolon bila tidak juga meminta maaf secara terbuka atas pernyataannya itu.
"Kalau kamu tidak maaf, sampai di mana pun, kamu saya akan cari sampai ujung dunia. Ini Kopral Dua Arif," katanya mengancam.
Dikutip Suara.com, Effendi Simbolon sebelumnya menyebut TNI layaknya gerombolan, Ia bahkan menilai kelakuan TNI lebih-lebih dari organisasi masyarakat atau ormas. Pernyataan Effendi itu menyusul adanya temuan dan informasi yang diperoleh Komisi I.
Adapun temuan itu mengenai isu tidak harmonisnya hubungan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman.
Bukan cuma itu, Effendi juga menyoroti berbagai informasi mengenai adanya ketidakpatuhan hingga pembangkangan di tubuh TNI.
Ia menilai dengan segala keributan tersebut, TNI tidak ubahnya seperti gerombolan.
"Ini TNI kaya gerombolan ini. Lebih-lebih ormas, jadinya tidak ada kepatuhan," kata Effendi di rapat kerja dengan Panglima TNI di DPR, Senin (5/9/2022).
Berita Terkait
-
Gus Muhaimin Minta Pemerintah Tingkatkan Perlindungan Terhadap Pelaut
-
TPA Sarimukti Berakhir pada 2024, Pemkot Bandung Gandeng TNI untuk Perangi Sampah
-
Anggota MKD Junimart Girsang Sebut Puan Maharani Tidak melanggar Kode Etik saat Rayakan Ulang Tahun di Sidang Paripurna
-
DPR Segera Sahkan RUU Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya Jadi UU
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viva Compact Powder Lilac untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Penggunanya
-
Polisi Tahan Satu Tersangka Lagi Kasus Penganiayaan Maut di Siantar, Mobil Ormas Ikut Diamankan
-
7 Tips Feng Shui yang Dipercaya Membawa Keberuntungan di Hari Senin
-
Babak-belur di Tangan Spanyol, Pelatih Arab Saudi Ucap Kalimat Menyentuh
-
Surat Cinta Siswi SD di Nias Utara untuk Prabowo: Bisa Menabung Berkat MBG
-
Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80
-
IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan
-
Fallout Season 3 Bakal Tambah Bintang Anyar, Game Baru Tim Cain Sedang Dipersiapkan
-
Review My Royal Nemesis: Drama Romcom dengan Chemistry yang Sulit Dilupakan
-
Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen