Vonis ringan dari majelis hakim yang menjatuhkan hukuman 1,5 tahun kepada Richard Eliezer alias Bharada E masih menjadi perdebatan di masyarakat. Pengacara Hotman Paris ikut berkomentar soal vonis ringan yang diterima Bharada E terkait perannya yag menjadi eksekutor kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J alias Yosua itu.
Video Hotman Paris yang menanggapi soal vonis ringan Richard menjadi viral lantaran sempat menyinggung soal tuntutan 12 tahun penjara dari jaksa penuntut umum kasus Brigadir J.
Dalam video yang diunggah ulang akun Instagram @nyinyir_update_official, Hotman Paris awalnya meledek pihak kejaksaan soal vonis ringan yang diterima Richard.
"Halo ibunya Eliezer mengimbau agar kejaksaan agung tidak mengajukan banding. Tapi ditantang di sini kejaksaan, masak 12 tahun bisa berubah menjadi 1 tahun enam bulan? Halo bapak?" kata Hotman Paris dalam video yang dikutip, Jumat (17/2).
Dia pun merasa vonis yang dijatuhkan Richard sangat jauh dari hukuman 12 tahun penjara yang sempat diajukan jaksa dalam tuntutannya. Dia pun menantang kejaksaan, apakah bakal mengajukan banding atas vonis ringan itu, meskipun ibunda Richard meminta agar jaksa tidak mengajukan banding atas putusan hakim.
"Cuma ini jomplang banget. 12 tahun tuntutan jaksa, dihukum 1,6 bulan. Wah, kita lihat nanti mana yang akan ditonjolkan, rasa kemanusiaan atau apa nanti," kata Hotman.
Pernyataan Hotman Paris itu menuai beragam reaksi dari warganet. Namun, banyak warganet yang justru menghujat Hotman Paris lantaran pernyataannya dinilai memprovokasi terkait vonis yang telah dijatuhkan hakim kepada Richard.
"Gak usah repot-repot seperti kata pak Jokowi, menghormati keputusan hakim sangat kelas dan simple," kata akun @ah*******.
"Klo barada E ga buka suara, kasus ini ga akan terungkap. Terlepas dia yang nembak, tpi dia mengakui kesalahannya dan membantu memudahkan penyelidikan. Ibunya almarhum aja malah makasih ke Bharada E," timpal akun @ol*********.
Baca Juga: Jadwal BAMTC 2023: Indonesia Dihadang Korea di Babak Perempat Final
"Gak usah kompor bang. Orang tua korban aja mohon k hakim supaya eliezer dihukum di bawah 5 tahun," geram akun @go**********.
Berita Terkait
-
Richard Eliezer Semakin Berpeluang Segera Bebas, LPSK Siap Bantu Ajukan Bebas Bersyarat
-
LPSK Siap Berikan Pendampingan Psikologis, Bekal Bharada E Setelah Kembali ke Masyarakat
-
Pakar Hukum dan Netizen Khawatir Keselamatan Richard Eliezer Jika Balik Jadi Polisi
-
Dilema Keselamatan Bharada E Kembali ke Polri, Pakar Hukum: Saya Khawatir Ferdy Sambo Masih Punya Kekuatan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun
-
Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac
-
Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah
-
Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?
-
Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui