Kasus intoleransi terkait pembubaran acara kebaktian jemaat Gereja Kristen Kemah Daud (GKKD) oleh sejumlah warga di Bandar Lampung membuat banyak pihak gerah, termasuk Nikita Mirzani. Lewat akun Instagram pribadinya, Nikita Mirzani dengan lantang meminta Presiden Jokowi, Menko Polhukam, Mahfud Md hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun tangan.
Sembari mengunggah gambar lambang Pancasila, wanita yang akrab disapa Nyai itu mengatakan jika Indonesia adala negara untuk semua agama, buka cuma Islam.
"Di Indonesia ini ada banyak agama. Bukan hanya agama Islam. Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, Konghucu," tulis Nikita dikutip Selasa (21/2/2023).
Nikita Mirzani pun menyinggung soal kumandan azan dan pengajian yang kerap digelar umar Islam. Menurutnya kegiatan keagaman itu tidak pernah diprotes warga pemeluk agama lainnya.
"Yang beragama Islam. Setiap hari ada adzan berkumandang setiap pagi siang sore dan malam hari. Di tambah ada pengajian yg selalu kita bisa dengar. Apakah agama lain ada yg protes? Atau tiba-tiba yang lagi adzan atau ngaji kalian suruh stop sampai dibubarin atau di usir?" katanya.
"Agama Kristen itu ibadah nya cuma 1 minggu sekali. Knp kalian ganggu! Sudah lah jangan pada Arogan. Saling menghormati aja agama 1 dengan yang lain," imbuhnya.
Terkait adanya kasus intoleransi di Lampung itu, Nikita Mirzani meminta Presiden Jokowi untuk menindak langsung para pelakunya. Dia pun mengaku sudah bosan mendengar berita-berita di TV yang menayangkan kasus pembubaran acara agama tertentu.
Selain Jokowi, Nikita turut mencolek Menko Polhukam Mahfud MD dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk bergerak menindak para pelaku yang telah membubarkan kegiatan acara jemaat GKKD di Lampung.
"Tolong pak @jokowi dipanggil-panggilin atau di hukum sekalian orang-orang yang mencoba menghalang-halangi agama selain Islam yang ingin beribadah. Jangan diam aja," kata Nikita.
Baca Juga: 5 Fakta Gempa Susulan Magnitudo 6,4 di Turkiye, Masyarakat Masih Waspada
"Berita di tv begini mulu bikin malu aja. Pejabat daerahnya juga pada belagu. Bukannya Dikasih tau warganya malah di biarin. @mohmahfudmd @listyosigitprabowo hayuk pak gerak klo di biarin makin jadi itu org2 di daerah," imbuhnya.
Postingan Nikita Mirzani yang gerah dengan kasus intoleransi di Lampung itu menjadi sorotan warganet. Beragam komentar diungkapkan warganet menanggapi curhatan Nikita Mirzani. Namun, kali ini postingan Nikita Mirzani itu mendapatkan dukungan dari warganet.
"Bener banget kak kita hidup bertoleransi," kata akun @ma*****.
"Aku padamu banget sih," timpal akun @ta********.
"Setuju nyai," kata akun @pr******.
"Cuma nyai yang berani speak up ..thanks for speak up," tulis akun @ha******.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim