Menko Polhukam Mahfud MD merupakan salah satu menteri yang kerap koar-koar soal kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J alias Yosua. Bahkan, Mahfud Md sempat mendoakan Bharada E alias Richard Eliezer agar bisa mendapat hukuman ringan.
Terkait hal itu, Mahfud Md mengaku tidak keberatan jika disebut-sebut telah menggiring opini terkait kasus tragedi berdarah Brigadir J yang didalangi Ferdy Sambo. Pernyataan itu disampaikan Mahfud dalam program acara Kick Andy yang ditayangkan akun Youtube Metro TV, Senin (20/2) lalu.
"Saya tidak keberatan sama sekali, saya ingin membentuk good opini, agar opininya tidak sesat, opinya benar seusai dengan apa yang saya yakini," kata Mahfud Md menjawab pertanyaan Andy F Noya selaku host.
Meski mengaku telah menggiring opini, Mahfud Md mengklaim tidak pernah melontarkan ucapan untuk memengaruhi putusan hakim saat menjatuhkan vonis kepada para terdakwa. Kepada Andi Noya, Mahfud hanya mendoakan agar Richard Eliezer bisa mendapatkan vonis ringan.
"Iya, tapi saya tidak katakan hukumannya harus sekian, kan tidak. Saya katakan, saya berdoa mudah-mudahan anak baik ini dihukum ringan, untuk Eliezer ya," klaim Mahfud MD.
"Itu sudah mempengaruhi," timpal Andi Noya.
Mantan Ketua MK itu membeberkan alasan dirinya yang terlihat sangat membela Eliezer, sang eksekutor Brigadir J yang akhirnya divonis ringan, 1,5 tahun penjara oleh majelis hakim. Mahfud mengaku dirinya sangat menolak untuk diam setelah terbongkarnya skenario licik Ferdy Sambo dalam kasus itu.
"Ndak apa-apa. karena faktanya di persidangan itu memang mengerikan. Eliezer ngaku kan. Masak Eliezer dituntut begitu tinggi, Eliezer udah ngaku, 'Saya itu disuruh ngaku, saya dikasih uang Rp1 miliar.' Sesudah jadi tersangka nanti anda tunggu saya keluar SP3 karena anda melakukan itu karena terpaksa. Kita akan diam untuk itu, rasa keadilan saya menolak untuk diam karena itu," ujar Mahfud.
Merespons itu, Andi Noya pun membandingkan soal penggiringan opini tersebut dengan jabatan Mahfud MD sebagai menteri. Menurutnya, jabatan Mahfud itu sangat berpengaruh untuk membentuk oponi publik terkait kasus Brigadir J.
Baca Juga: Sengaja Digantung? Venna Melinda Sempat Ngaku Kagumi Natasha Wilona: Kalau Aku Berharap...
"Rasa keadilan anda kan subjektif sifatnya. Tapi kan anda punya jabatan, bukan orang sembarangan. Kalau rasa keadilan saya saya sampaikan ke publik, semua orang bilang, apa urusan Andi Noya? ada urusan apa-apa, enggak pengaruhi apa-apa. Anda ini Menko Polhukam!" tegas Andi Noya.
Mahfud pun membalas pernyataan Andi Noya. Dia pun menyinggung nama Kamaruddin Simanjuntak, pengacara Richard hingga nama Wahyu Imam Santoso selaku ketua hakim yang mengadili kasus Brigadir J. Kedua nama itu disebut Mahfud akhirnya turut berperngaruh dalam kasus yang menjerat mantan eks Kadiv Propam Polri itu.
"Oh ndak, rasa keadilan dikemukakan pejabat atau bukan. Buktinya, si Kamaruddin itu orang apa, Teguh Santoso itu orang apa? Berpengaruh juga kan pada akhirnya," balas Mahfud.
"Maksud saya anda kan tadi mengatakan kalau pejabat berpengaruh, kalau bukan pejabat seperti anda tidak berpengaruh, berpengaruh juga. Justru saya menopang di opini publik," imbuhnya.
Belum puas dengan jawaban sang narasumber, Andy Noya pun memberi pernyataan yang nyelekit kepada Mahfud MD. Menurutnya, Mahfud terkesan sangat bernafsu ikut campur dalam kasus Brigadir J untuk menyalahkan Ferdy Sambo.
Andy Noya pun sempat menyinggung ucapan Mahfud Md yang sempat mengkritik DPR karena dianggap diam semasa kasus ini masih berproses di kepolisian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Jerome Kurnia dan Lukman Sardi Lawan Pesugihan di Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah
-
5 Zodiak Paling Beruntung Terbaru 29 Maret 2026, Kamu Termasuk?
-
Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G Resmi Hadir: HP Mid-Range Rasa Flagship dengan Fitur AI
-
Cetak Hattrick, Striker Ganas Bulgaria Siap Bungkam Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Safari Syawal ke Puncak Kediri: Niatnya Cari View Estetik, Malah Ketemu Pemandangan Berkabut
-
5 Smartwatch Murah Terbaik Rp200 Ribuan, Bisa Cek WA dan Pantau Kesehatan
-
6 Zodiak dengan IQ Tinggi, Sering Disebut Paling Cerdas
-
Lupakan BBM yang Makin Mahal, Ini Spesifikasi Lengkap Yamaha Aerox E: Baterai Bisa Dicopot Pasang
-
Cewek Paling Badung di Sekolah: Anak Bandel yang Menjadi Pribadi Tangguh
-
Magnet Digital Mudik 2026: Trafik Indosat di Jatim Melejit, Malang Jadi Episentrum Utama