Selebgram TikTok, Tyna Ratu akhirnya meminta maaf setelah mengaku-ngaku sebagai anggota LPSK pengawal Richard Eliezer alias Brigadir J saat menjalani sidang vonis kasus Brigadir J alias Yosua.
Setelah sempat diburu netizen hingga trending di jagat dunia maya, sosok wanita yang menjadi anggota LPSK itu berani menampakkan diri ke publik.
Wanita yang terkenal disapa Mbak LPSK itu ternyata berinisial D. Mbak LPSK hadir dalam acara podcast yang ditayangkan Youtube Sahabat Saksi Korban, beberapa waktu lalu.
Dalam acara itu, penampilan D memang sangat mirip dengan mbak LPSK yang mengawal Bharada E di sidang vonis. Tampak wanita berambut bondol itu mengenakan masker saat mengenalkan dirinya di acara tersebut.
"Saya mbak-mbak LPSK," kata D.
Dalam Youtube itu, Mbak D juga sempat mengomentari soal Tyna Ratu yang mengklaim sebagai Mbak LPSK pengawal Bharada E di sidang vonis kasus Yosua.
"Sepengelihatan saya itu tidak mirip saya yah," ucap Mbak D.
"Jadi (Tyna Ratu) bukan (mbak-mbak LPSK)?" tanya host kepada Mbak D.
"(Tyna Ratu) bukan pegawai LPSK dan mba-mbak LPSK. Mbak-mbak LPSK yang asli ini, ori," jawab Mbak D.
Baca Juga: Yakin Pelarangan Ekspor Bauksit Bakal Digugat, Jokowi: Kalau Mau Jadi Negara Maju, Lawan!
Meski sudah memperkenalkan diri, Mbak LPSK cantik itu urung membuka maskernya. Walhasil, paras anggota LPSK yang mengawal Bharada E masih misterius.
Sebelumnya, publik sempat mengira bahwa pegawai LPSK yang mengawal Bharada E saat sidang vonis tersebut adalah Tyna Ratu, seorang selebgram dan konten kreator di Tiktok.
Tyna Ratu sendiri sudah memberikan klarifikasi bahwa video yang ia buat di Tiktok dengan narasi bahwa ia adalah pegawai LPSK hanya sebuah konten dan sebagai bentuk dukungan kepada Bharada E.
"Di sini aku meminta maaf kepada mba LPSK dan media yang telah meng-up video aku," ucap Tyna Ratu dalam postingan di akun Instagram miliknya.
(Sumber: Blitz.Suara.com)
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Hotman Paris Ajukan Banding Bharada E Supaya Bisa Bebas Murni, Benarkah?
-
Melihat Richard Eliezer Pakai Seragam Polri saat Sidang Etik Kasus Pembunuhan Yosua
-
Bersaksi di Sidang Etik Bharada E, Ferdy Sambo, Ricky dan Kuat Maruf Tak Hadir Langsung karena Alasan Perizinan
-
Profil Kombes Sakeus: Ketua Sidang Kode Etik yang Tentukan Nasib Karier Richard Eliezer
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif