Perlindungan terhadap Richard Eliezer alias Bharada E yang berstatus justice collaborator kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J alias Yosua dikabarkan akan dicabut oleh LPSK, hari ini.
Kabar itu santer menyusul rencana LPSK menggelar konferensi pers terkait status JC Richard Eliezer, hari ini. Berdasar undangan yang beredar di kalangan wartawan, konferensi pers itu dikabarkan akan digelar di kantor LPSK, Ciracas, Jakarta Timur pada pukul 15.00 WIB.
Dalam undangan tersebut, LPSK mengungkapkan kalau pihaknya menjalankan program perlindungan saksi dan korban berdasarkan peraturan perundang-undangan.
"Semua bentuk perlindungan yang dilaksanakan, tiada lain dan tiada bukan, hanya ditujukan untuk kepentingan saksi dan korban," demikian isi undangan tersebut seperti dikutip dari Suara.com, Jumat (10/3).
Namun, LPSK tidak menjelaskan secara detail maksud penyelenggaraan konferensi pers tersebut.
Terpisah, pengacara Bharada E, Ronny Talapessy mendapatkan kabar kalau LPSK akan mencabut perlindungan untuk terpidana pembunuh Brigadir J tersebut.
Dalam waktu yang bersamaan, tim kuasa hukum Bharada E juga akan menggelar konferensi pers di Jalan Mahakam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada pukul 15.00 WIB.
Konferensi pers digelar guna menyampaikan terkait status perlindungan dari LPSK.
Diketahui, setelah sempat dijebloskan ke Lapas Salemba, Jakarta Pusat, Richard Eliezer akhirnya kembali mendekam di Rutan Bareskrim Polri.
Baca Juga: Tetap Memesona di Usia 50, Yuni Shara Ketakutan Dijadikan Hal ini Oleh Pria Muda: Nggak Tahu...
Pemindahan itu setelah putusan hakim atas vonis 1,5 tahun penjara yang dijatuhkan kepada Richard Eliezer telah berkekuatan hukum tetap alias inkrah.
Richard hanya beberapa jam saja di Lapas Salemba hingga akhirnya dikembalikan lagi ke rutan Bareskrim. Alasan penahanan Richard Eliezer kembali dipindahkan karena permintaan LPSK.
Meski kembali ke rutan Bareskrim, status Richard Eliezer tetap sebagai warga binaan Lapas Kelas 2A Salemba.
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Nama-nama Hakim Ini Bakal Putuskan Hidup Mati Ferdy Sambo di Sidang Banding
-
CEK FAKTA: Ferdy Sambo Dijenguk Jokowi dan Kapolri, Nangis Mohon Tak Dihukum Mati, Benarkah?
-
Ayah Kena Stroke dan Ibu Sakit Kanker Paru, Dalih Agnes Pacar Mario Dandy Dititipkan ke LPKS Cipayung
-
CEK FAKTA: Tak Terima Dihukum Mati, Ferdy Sambo Tembak Bharada E, Benarkah?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG
-
Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut
-
Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu
-
Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
-
BTN Siap Perkuat Kemitraan Strategis, Dukung Maluku Utara Jadi Lokomotif Ekonomi Nasional
-
6 Rekomendasi HP 5G Murah di Bawah Rp 4 Juta, Gaming dan Multitasking Lancar
-
Sosiolog UGM: Aksi Main Hakim Sendiri Cermin Brutalitas Elite dan Krisis Hukum
-
Apple Rilis Update iOS 26.6 dan iPadOS 26.6 untuk Tambal Celah Keamanan
-
Ditinggal Pergi Selamanya, Amanda Seyfried Kenang Momen Bersama Anabul
-
Bukan Koperasi Biasa, Kopdes Infrastruktur Pemerintah untuk Salurkan Bantuan