Presiden Jokowi tak melewatkan konser Deep Purple yang belum lama ini digelar di Edutorium UMS, Surakarta. Saat menonton band rock legendaris asal Inggris itu, Jokowi tak sendirian, Kepala Negara didamping istri tercinta, Iriana Jokowi.
Mengutip Suara.com, momen Jokowi dan Iriana asyik menonton konser Deep Purple di Solo itu terekam lewat video yang diunggah akun YouTube Berita Surakarta.
Berada duduk di samping suaminya, Iriana Jokowi turut berdendang saat Deep Purple membawakan lagu pamungkas, Smoke on the Water.
Dalam momen itu, penampilan Iriana menjadi sorotan karena kedapatan mengenakan jaket mewah branded yang harganya mencapai puluhan juta rupiah.
Jaket parka berwarna biru navy dengan inner hitam yang dikenakan Iriana dipadupadankan dengan skinny pants dan hijab segi empat bermotif floral krem cokelat.
Usut punya usut, jaket parka yang dikenakan Iriana Jokowi berasal dari brand mewah Perancis, Louis Vuitton.
Jaket dengan nama Broderie Anglaise Monogram Parka tersebut, berdasarkan website resmi Louis Vuitton Inggris dibanderol dengan harga 3.600 Poundsterling atau sekitar Rp67,4 juta.
Sedangkan di website Louis Vuitton lainnya, jaket parka yang telah habis terjual tersebut dibanderol dengan harga 4.850 USD atau sekitar Rp75,5 jutaan.
Jaket ini memiliki gaya sporty klasik yang terbuat dari bahan nilon dan motif monogram Louis Vuitton yang khas, yang dipilih dalam broderie anglaise halus untuk sentuhan manis. Desainnya dilengkapi dengan hoodie yang cukup lebar, ritsleting terbuka.
Baca Juga: Menu Buka Bersama Keluarga, Ini Resep Membuat Kolak Pisang Kolang Kaling yang Enak!
Louis Vuitton sendiri merupakan brand fashion terkenal dan mewah di dunia yang berasal dari Perancis. Brand ini didirikan oleh Louis Vuitton pada tahun 1854. Kini, perusahaannya dimiliki oleh Bernard Arnault, yang telah tercatat sebagai salah satu orang terkaya di dunia.
Meski begitu, fashion mewah Iriana Jokowi seakan berbanding terbalik dengan saran Presiden Jokowi meminta agar semua pimpinan kementerian/lembaga (K/L) bisa mendisiplinkan jajarannya agar tak mencederai kepercayaan masyarakat.
Selain itu, Presidem Jokowi juga meminta para pemimpin K/L untuk membersihkan dan membenahi institusinya masing-masing agar tak ada lagi pejabat yang pamer harta dan gaya hidup mewah.
"Sekali lagi saya ingin tekankan, supaya ditekankan kepada bawahan kita, jangan pamer kekuasaan, jangan pamer kekayaan, apalagi sampai dipajang-pajang di IG (Instagram), di media sosial, itu sebuah kalau aparat birokrasi sangat-sangat tidak pantas," ujarnya dalam arahan Sidang Kabinet Paripurna, Kamis (2/3/2023) lalu.
Ia juga selalu meminta masyarakat Indonesia menekan konsumsi produk impor dari luar negeri, lebih mencintai dan menggunakan produk lokal.
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Beda Klaim Jokowi vs Polri Soal Impor Perlengkapan Polisi, Siapa yang Benar?
-
KIB Bantah Ada Campur Tangan Jokowi dalam Penentuan Capres-Cawapres Usungan
-
Pro Kontra Penundaan Pemilu 2024, Para Partai Politik Mulai Memanas
-
Adian Napitupulu Ngamuk Bisnis Baju Impor Bekas 'Thrifting' Dilarang Pemerintah: Masalahnya Apa?!
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata