Seorang pria berinisial BI tega menusuk hingga menggorok leher rekannya sendiri berinisial PW. Kejadian mengerikan itu terjadi di Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (22/3) dini hari.
Menurut Heri, Ketua RT 02 RW 01, Kampung Bali, Tanah Abang, peristiwa keji itu terjadi saat kondisi sedang sepi.
"(Kejadiannya) jam 01.20 WIB, itu kita dikabarin. Begitu pas kejadian korban sudah nggak ada (tewas), baru kita lapor ke polisi," kata Heri seperti dikutip dari Suara.com, Jumat (24/3).
Pada malam mengerikan itu, Heri mengaku tidak mendengar teriakan orang minta tolong, padahal lokasi pembunuhan itu berada tak jauh dari kediamannya. Akan tetapi, dirinya tiba-tiba mendapat laporan dari warga jika terjadi insiden pembunuhan.
"Nggak denger, tiba-tiba ada warga yang melapor ada pembunuhan," kata Heri.
Usai mendapat laporan warga, Heri langsung meluncur ke lokasi. Dia pun mengaku melihat langsung kondisi jenazah BI yang sudah tewas dengan luka gorokan di leher. Bahkan, dia menyebut jika kondisi korban sudah seperti sapi yang dipotong.
"Sudah parah banget. Kayak ngelihat sapi dipotong. Sudah menganga di sini (leher). Ada tusukan juga," katanya.
Setelah berhasil tertangkap, terungkap motif pembunuhan yang dilakukan BI kepada rekannya itu. Ternyata tersangka sakit hati lantaran disebut bodoh oleh korban. Peristiwa pembunuhan itu terjadi saat PW dan BI sedang mabuk bareng di lokasi.
Fakta itu diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Hady Saputra Siagian saat mengggelar konferensi pers penetapan tersangka BI, siang tadi.
Baca Juga: MotoGP Portugal 2023: Alex Marquez Jadi yang Tercepat di Sesi FP1
Diketahui pula, korban menyebut kata 'bodoh' itu saat dalam kondisi mabuk dengan nada menantang.
"Motifnya dikarenakan tersangka merasa sakit hati telah dikatakan atau kamu bodoh seperti itu," kata Hady.
Kata Hady, tak hanya karena urusan sakit hati. BI disebut-sebut nekat menghabisi temannya itu karena berada di bawah pengaruh minuman keras (miras).
"Korban dan pelaku teman lama, mungkin dipengaruhi miras sehingga ada penusukan pada korban. (Miras) campuran Intisari," tutur Hady.
Setelah ditetapkan tersangka, BI kini mendekam di Rutan Polres Metro Jakarta Pusat.
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Sempat Kabur ke Palembang, Polisi Tangkap Pelaku Penusuk dan Penggorok Pria di Tanah Abang
-
Sejumlah Pria Misterius Larang Jurnalis Foto Lokasi Pria Tewas Ditusuk Teman Sendiri Di Tanah Abang
-
Ngeri! Kesaksian Ketua RT Terkait Pembunuhan Pria yang Digorok Teman Sendiri di Tanah Abang: Kayak Sapi Dipotong
-
Polisi Klaim Kantongi Lokasi Kabur Pelaku Penusuk Teman Sendiri hingga Tewas Saat Sedang Mabuk di Tanah Abang
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Strategi Harm Reduction: Solusi Jitu Tekan Risiko Kesehatan dan Jaga Produktivitas Pekerja
-
Video WNI Merokok di Area Terlarang di Jepang Viral, Ini Klarifikasinya
-
Nikmati Promo Tiket Lintas Hutan Indah Palawi Risorsis Cikole Bersama BRI
-
Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!
-
Buku Puisi 'Di Hadapan Rahasia': Sebuah Buku untuk Perbaikan Mental
-
Apa Itu Hantavirus? Virus Mematikan yang Renggut Nyawa Penumpang Kapal Pesiar
-
Waspada! Ini Penipuan yang Sering Muncul di Transaksi Digital
-
Berapa Harga Sepatu Stradenine? Bukan Rp700 Ribuan, Ini Faktanya
-
Tindak Lanjut Aksi 21 April: 6 Fraksi DPRD Kaltim Setuju Hak Angket, Golkar Absen
-
Irit Kebangetan: Motor 'Pekerja Keras' Honda Ini Tembus 59 Km/L Mulai 18 Jutaan, Pas Buat Ojol