- BPBD DKI Jakarta melaporkan 115 RT terendam banjir akibat hujan intensitas tinggi pada Selasa, 5 Mei 2026 pagi.
- Wilayah Jakarta Selatan mengalami dampak terparah dengan ketinggian air mencapai 2,4 meter akibat luapan aliran sungai besar.
- Sebanyak 118 warga telah dievakuasi sementara personel gabungan dikerahkan untuk menangani banjir serta melumpuhkan empat ruas jalan.
Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 115 Rukun Tetangga (RT) di wilayah Jakarta terendam banjir hingga Selasa (5/5/2026) pagi.
Kondisi ini dipicu oleh intensitas hujan tinggi sejak Senin malam yang menyebabkan sejumlah aliran sungai meluap ke pemukiman.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa wilayah Jakarta Selatan menjadi daerah dengan dampak paling parah dibandingkan wilayah lainnya.
"Saat ini, terdapat 115 RT dan 4 ruas jalan tergenang," ujar Yohan dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).
Secara rinci, banjir merendam 78 RT di Jakarta Selatan, di mana Kelurahan Petogogan menjadi titik terdampak paling signifikan dengan total 37 RT tergenang.
Selain itu, genangan juga melanda 22 RT di Jakarta Timur dan 15 RT di wilayah Jakarta Barat.
Ketinggian muka air dilaporkan bervariasi, mulai dari 15 sentimeter hingga mencapai titik ekstrem 240 sentimeter atau 2,4 meter.
Banjir tersebut merupakan imbas dari meluapnya sejumlah aliran sungai besar, yakni Kali Ciliwung, Kali Krukut, Kali Pesanggrahan, dan Kali Angke.
Akibat situasi darurat ini, sedikitnya 118 jiwa dari Kelurahan Kedoya Selatan dan Pejaten Timur telah dievakuasi ke lokasi pengungsian.
Baca Juga: Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Kalimalang, Pengemudi Pajero Ditangkap Polisi
Selain pemukiman, genangan setinggi 50 sentimeter juga melumpuhkan empat ruas jalan utama, termasuk Jalan Ciledug Raya dan Jalan Swadarma.
Hingga berita ini diturunkan, personel gabungan dari BPBD, Dinas Sumber Daya Air (SDA), dan Dinas Gulkarmat telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penyedotan air menggunakan mesin pompa portable.
Yohan mengimbau warga agar tetap waspada dan segera menghubungi layanan darurat Jakarta Siaga 112 jika membutuhkan bantuan evakuasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak
-
Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!
-
Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap
-
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar
-
Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan