David Ozora, korban penganiayaan Mario Dandy Satriyo kekinian masih terbaring di rumah sakit. Sang ayah, Jonathan Latumahina mengabarkan kondisi terbaru dari anaknya.
Lewat akun Twitter pribadinya, Jonathan menggungah foto David saat menjalani pemeriksaan oleh tiga orang tim medis rumah sakit. Tampak remaja berusia 17 tahun itu mengerang kesakitan saat dibantu berdiri dengan menggunakan ranjang pasien. Kedua kaki David pun tampak ditopang oleh besi tempat tidur pasien.
Kedua tangannya pun terlihat memegang besi di sisi kiri dan kanan serta ada kain pengikat di atas kakinya dan untuk membantunya agar bisa berdiri tegak. Satu dari tiga tenaga medis itu pun tampak memeriksa bagian wajah David.
Dalam foto itu, David terlihat teriak diduga karena menahan sakit.
Selain mengunggah foto kondisi terbaru anaknya di rumah sakit, Jonathan pun memberikan pesan menyentuh. Pengurus GP Ansor itu pun mengaku bakal setia menunggu putranya yang masih berjuang untuk pulih.
"Mereka sedang mengemis simpati publik untuk memperingan vonisnya kelak. Dan kamu adalah anakku yang membanggakan, yang tak pernah lelah berjuang. Kutunggu walau selama apapun, kami terus di sini untukmu. We love you kiddo," kata Jonathan disertai emoji kepalan tangan.
Unggahan Jonathan itu pun mendapat atensi warganet dengan beragam komentar. Namun, banyak warganet yang mendoakan agar David bisa segera sembuh.
Diketahui, David sudah sebulan lebih menjalani perawatan di Rumah Sakit Mayapada, Jakarta Selatan. Berdasar hasil diagonosa tim dokter, David dinyatakan mengalami cedera otak parah akibat aksi penganiayaan sadis yang dilakukan oleh Mario Dandy.
Kondisi itu diungkapkan oleh sang paman, Rustam Halala seusai menjenguk keponakannya di Rumah Sakit Mayapada, Jaksel, Sabtu (25/3).
Baca Juga: Jadwal Imsak Bekasi dan Sekitarnya, Selasa 28 Maret 2023 dan Doa Niat Puasa
"Ya sebenarnya kemarin kita sudah dapat (diagnosis dokter), lebih ke cedera otak parah," kata Rustam seperti dikutip dari Suara.com, Sabtu malam.
Menurutnya, kondisi David sampai saat ini belum sepenuhnya sadar. Pihak keluarga mengatakan cedera otak tersebut masih perlu penanganan intensif.
"Memang belum sama sekali sadar. Kalau secara fisik itu kan luka-luka sudah sembuh semua ya di luar. Tapi lebih ke cedera di dalam yang memang kita belum tahu kondisinya seperti apa," katanya.
Walau dalam kondisi belum sadar, pihak keluarga terus melatih David untuk bisa berdiri. Rustam pun mengaku jika keponakannya itu sudah bisa berdiri selama 20 menit.
"Peningkatan juga di posisi berdiri. Sekarang David sudah bisa diposisikan berdiri, lebih lama. Bahkan tadi itu sampai sekitar 20 menit dilatih berdirinya biar nggak kaku," katanya.
Meski begitu, Rustam menyampaikan David belum bisa merespons secara baik interaksi dengan orang lain. Bahkan, kedua orang tuanya belum dikenali.
"Memang yang belum sama sekali kelihatan itu soal kesadaran nya itu karena sama sekali belum, orang tuanya saja belum dikenali, jadi masih belum ada perkembangan kalau tingkat kesadaran," imbuhnya.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Teror Teman David, Mario Dandy Kini Dijebloskan ke Sel Tikus, Benarkah?
-
Tak Sudi Difitnah jadi Pembisik Kasus David, Amanda Eks Pacar Mario Dandy Jelaskan soal Ini ke Polisi
-
Boyong Sejumlah Barang Bukti Soal Fitnah 'Pembisik', Eks Pacar Mario Dandy Penuhi Panggilan Penyidik Polda Metro
-
Thomas Djorghi Akui jadi Pelaku Bully, Ini yang Paling Disesalkan
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
4 Toner Tranexamic Acid Atasi Kulit Kusam Auto Buat Wajah Cerah dan Lembap
-
Konten Lokal Saingi KDrama di Platform Streaming Asia Tenggara, Vidio Ekori Netflix
-
3 Rekomendasi Sepeda Paling Enteng Digowes di Jalur Menanjak, Dijamin Nggak Bakal Ngoyo
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Bukan Sekadar Main Game, Esports Bisa Jadi Sarana Belajar Skill dan Sportivitas
-
Ini 3 Poin Penting Bahaya Kerokan Saat Serangan Jantung Kata dr Yislam Aljaidi
-
Tanpa Berlusconi, AC Milan Kehilangan Jati Diri, Balik ke Liga Champions Jadi Kunci
-
Banjir Bandang Terjang Bojongkoneng Bogor, Satu Mobil Terseret Arus Hingga Rusak
-
Franck Ribery Terseret Epstein File, Fakta Kasus Prostitusi Gadis 14 Tahun Terkuak
-
Peluang Tipis di ACL 2! Persib Takluk 0-3 dari Ratchaburi FC, Bojan Hodak Soroti Gol Cepat