Akun media sosial Ganjar Pranowo sempat menjadi bulan-bulanan kemarahan para netizen setelah FIFA mencoret nama Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Luapan kemarahan para netizen kepada Ganjar itu diduga terkait aksi penolakannya terhadap Timnas Israel.
Najwa Shihab sempat mengungkit lagi soal sikap netizen yang meluapkan kemarahannya saat mengundang langsung Ganjar Pranowo di program Mata Najwa yang ditayangkan pada Selasa kemarin.
"Yang jelas media sosial anda diserbu netizen mas," tanya Najwa Shihab kepada Ganjar Pranowo
Ganjar pun sempat tertawa saat menanggapi soal netizen yang diungkit lagi oleh Najwa Shihab. Gubernur Jawa Tengah itu mengaku sudah memperhitungkan bakal ada gelombang kemarahan dari netizen setelah dirinya menyatakan menolak Israel.
"Udah saya itung dari awal mbak, dengan keputusan ini, pasti akan dilakukan sebuah gerakan. Siapa pun akan bisa menumpang pada gelombang ini," kata Ganjar.
Politisi PDI Perjuangan itu pun mengaku tidak masalah menjadi sasaran 'tembak' dari banya netizen di media sosial.
"Saya biarkan, saya tidak pernah men-delete. Saya biarkan kawan-kawan mengekspresikan semuanya, ya marah, ya protes, mencaci, memaki. Bahkan pada sampai pada posisi mereka yang bicara sangat politis sekali. Gak sudi pada partai, gak sudi pada GP, dan sebagainya. Itu sudah menurut saya pada sikap," ujar Ganjar.
Meski diserang habis-habisan oleh netizen, Ganjar Pranowo mengaku tidak terima jika keluarganya ikut menjadi sasaran atas pernyataannya.
"Hanya satu saja protes keras saya. Silakan kritik Ganjar, silakan hajar Ganjar. Tapi jangan hajar anak-istri saya. Itu yang saya tidak terima. Tapi yang lain itu silakan saja hajar ke saya. Saya tau kok konsekuensinya akan seperti itu," kata Ganjar.
Baca Juga: Adira Tungguk Juklak soal Subsidi Kendaraan Listrik
Tag
Berita Terkait
-
FIFA Hukum Berat Presiden Persikabo 1973 Bimo Wirjasoekarta, Dilarang Beraktivitas di Sepak Bola Selama Dua Tahun
-
CEK FAKTA: FIFA Dilaporkan ke CAS karena Standar Ganda
-
Dituding Ade Armando Klenik, Hasto Beberkan Kronologis Upaya Lobi-lobi PDIP Tolak Kehadiran Timnas Israel Sejak 2022
-
Bak Dongeng, Ini Kisah Tim Gurem Myanmar Lolos ke Piala Dunia U-20 2015
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Ketua DPRD Kepri Kedapatan Pamer Naik Moge, GMNI Singgung Gaya Hidup Mewah
-
Logika Sesat Guru Ngaji Surabaya: Cabuli 7 Santri Pria di Bawah Umur Demi Hindari Zina dan Hamil
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Bus ALS Maut di Muratara Tetap Angkut Penumpang Meski Izin Mati Sejak 2020