Jagat media sosial dihebohkan dengan video amatir yang merekam penampakan ribuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang berserakan di sebuah lapak pemulung. Dalam video itu disebutkan jika penemuan ribuan KIP itu terjadi di kawasan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.
Dilihat dalam video yang diunggah ulang akun Instagram, @net2netnew, terdengar suara pria yang menemukan ribuan KIP di lapak barang rosokan itu. Dalam video itu, terlihat puluhan kardus dan karung yang di dalamnya terdapat ribuan KIP.
"Ditemukan Kartu Indonesia Pintar yang tidak dibagikan atau distribusikan pada penerima langsung. Ribuan Kartu Indonesia Pintar masih utuh berserakan di salah satu lapak," kata pria perekam video.
Berdasarkan perkiraan, apabila satu KIP setiap siswa menerima satu juta, dengan ditotalkan jumlah KIP yang tidak bisa diperkirakan, uang di dalam KIP tersebut bisa mencapai miliaran.
Unggahan itu pun, sontak menuai beragam komentar pedas netizen yang melihatnya. Tak sedikit yang kemudian meminta agar kasus tersebut bisa diusut hingga tuntas.
"Cobalah jangan cuma kasus narkotika saja yang dihukum mati. Para koruptor itu harus mati juga karena indonesia semakin miskin rakyatnya dan sengsara oleh ulah mereka yang ingin menggendutkan perutnya sendiri," kata netizen lain.
"Andai koruptor dihukum mati, Indonesia akan maju," kata akun @jo****uh.
"Koruptor di hukum mati gua setuju," timpal netizen lainnya.
"Kalian heran? Ah biasa aja kaya gak tau negri konoha aja," ungkap @_b****l.
Baca Juga: Dibongkar Istri, Dua Komisoner KI Sumut Diduga Berselingkuh
"Kartunya dibuang, duitnya ditilep, itu lah Indonesia," timpal @a****is disertai emoji tertawa.
"Harus diusut ini kalau memang ada tindak pidana korupsi kartunya ga sampai ke penerima uangnya ditilep ga disampaikan ke penerima, menunggu klarifikasi yg bertanggung jawab, apakah dinas pendidikan atau dinas sosial kah ini," imbuh @ra****op.
(Sumber: Suara Moots)
Berita Terkait
-
Malah Mesra, Pasutri yang Hendak Cerai ini Saling Cium dan Peluk Sebelum Sidang, Tuai Pro Kontra
-
Iris Wullur Tak Pernah Perlihatkan Sosok Suaminya yang Seorang Pebisnis Sukses, Ternyata Ini Alasannya
-
Viral Ribuan KIP Numpuk di Lapak Rongsokan Rangkasbitung Lebak, Ini Pengakuan Pemilik Pengepul
-
Tidak Jauh dari Istana Bogor, Rumah Sakit Salak Kebakaran
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
Gak Bikin Jerawat Meradang! Ini 4 Micellar Water untuk Kulit Acne-Prone
-
Rekomendasi Produk Philips Terbaik Sepanjang Masa Berdasarkan Kategori
-
Lingkungan Kerja Nyaman Jadi Prioritas Baru Gen Z dan Milenial dalam Memilih Karier
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Novel Kereta 4.50 dari Paddington: Trik Pembunuhan di Luar Nalar
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan