Inge Anugrah mengaku tidak bisa membayar pengacara guna membantu proses gugatan cerai yang diajukan suaminya, Ari Wibowo. Bahkan, kubu Inge Anugrah pun menuding Ari Wibowo telah merancang skenario terkait gugatan cerainya itu.
Lantaran tak pernah diberi jatah bulanan dari Ari Wibowo, Inge pun tak memiliki simpanan uang sehingga tak bisa menyewa pengacara.
"Jadi itu sesuatu yang baru aku pelajari. Oh ternyata udah married kebanyakan dari teman-teman udah cerita juga, setelah kasus kayak gini biasanya istrinya dikasih uang bulanan istilahnya," curhat Inge Anugrah dikutip dari Suara.com, Selasa (9/5).
"Jadi awalnya (digugat cerai) sebenarnya aku sendiri enggak bisa membiayai diri untuk bayar pengacara. Kalau seandainya aku punya tabungan aku bisa bayar lawyer sendiri," imbuhnya.
Soal tudingan Ari Wibowo telah mengatur proses cerainya dengan sang istri lantaran disebut sempat menunjuk pengacara kedua belah pihak.
"Semua (perceraian) diatur Pak Ari awalnya. Pak Ari memilih pengacara Pak Ari sebagai penggugatnya siapa, pengacara Bu Inge siapa. Tapi sehari detik-detik mau sidang Pak Ari memutuskan pengacara dia yang penggugat dan pengacara Bu Inge ditarik semua," kata Petrus, pengacara Inge Anugrah.
Mulai dari sanalah Petrus dan tim menjadi pengacara Inge Anugrah. Meskipun sebelumnya sudah disiapkan pengacara oleh Ari Wibowo tetapi ditarik membuat Inge menyikapi dengan pasrah.
"Kami datang belakangan setelah memutuskan pengacara Bu Inge dicabut, pengacara Pak Ari diputuskan," ungkap Petrus.
"Sempat tapi ya udah nggak apa-apa," ucap Inge soal pengacara sebelumnya ditarik Ari Wibowo.
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Kapok jadi Bucin! Inge Anugrah Tahan Tangis saat Curhat Tak Pernah Diberi Uang Bulanan dari Ari Wibowo
-
Pemicu Ari Wibowo Minta Cerai Diduga Gegara Inge Anugrah Selingkuh, Warganet: Suaminya Pelit Sih!
-
Dicap Pelit, Tukang Parkir Bongkar Cerita Ari Wibowo Tagih Uang Kembalian Seribu Rupiah
-
Ari Wibowo Diam-diam Gugat Cerai Istri, Pengacara: Kasihan Inge Tak Pernah Dikasih Uang Cash
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan
-
Fahri Hamzah Usul Peradilan Etik, Pejabat Bisa Langsung Dipecat Sebelum Terjerat Korupsi
-
Review Serafina Makes Waves: Buku Bergambar Penuh Tawa dan Pelajaran Hidup
-
3 Fitur Layar Samsung Galaxy Z Fold8 yang Wajib Dicoba untuk Multitasking dan Hiburan
-
Mitsubishi Fuso Siapkan 6 Langkah Antisipasi untuk Konsumen yang Gunakan Solar B50
-
GAC Indonesia Jamin Pengiriman Mobil Listrik Selama GIIAS 2026 Dua Hari Sampai
-
4 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Teh, Cocok untuk relaksasi!
-
Pengalaman Multitasking dan Face Unlock Oppo Kini Lebih Cerdas, Berkat Update ColorOS 16!
-
Waspada Isu Keamanan Agustus, Imam Besar FBR Ajak Warga Betawi Jaga Kampung dan Tolak Hoaks
-
Budaya Menghakimi Era Digital: di Balik Layar, Dia Tetaplah Seorang Manusia