Petaka menimpa bos warung Sate, Widodo Cahya Putra (42) di hari Iduladha pada Kamis (29/6) kemarin. Mirisnya, Widodo tewas dibunuh oleh anak kandungnya sendiri, Dimas Rismawan (22) yang berstatus sebagai anggota TNI.
Insiden berdarah anak bunuh ayah kandungnya itu terjadi di warung sate Pejuang Jaya, Medan Satria Bekasi saat perayaan Lebaran Haji, kemarin.
Menurut Komandan Polisi Militer Kodam Jaya (Danpomdam Jaya) Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar, jika Dimas Rismawan, pelaku pembunuhan terhadap ayahnya itu sedang dalam proses pemecatan kasus disersi.
“Betul (pelaku anggota TNI) tetapi yang bersangkutan sudah dalam proses pemecatan karena kasus disersi,” kata Irsyad seperti dikutip dari SuaraBekaci.id--jaringan Suara.com, Jumat.
Akibat aksi kejinya itu, Dimas akan diproses secara hukum militer..
“Yang bersangkutan dalam status menjalani hukuman tindak pidana militer,” ucapnya.
Kasus ini kemudian ditangani oleh Denpom Jaya 2 Cijantung dan Polres Metro Bekasi Kota.
Berdasar pengakuan warga, sebelumn ditemukam tewas, istri dan anak korban sempat berpamitan untuk menjalankan salat Ied.
“Istrinya sama anaknya salat Ied, bapaknya di rumah sendiri keadaan pintu buka dikit, ada yang masuk barangkali gitu,” kata Nurmuji.
Sepulang dari masjid, istri korban tak langsung menemui sang suami. Korban ditemukan meninggal dunia, beberapa saat setelah sang istri pulang dari Salat Ied.
“Istrinya pulang salat Ied gak langsung masuk ke kamar, nyetel tv dulu.
(Sumber: SuaraBekaci.id)
Berita Terkait
-
Lebih Sadis dari Serial Killer Aki Wowon, Mbah Slamet 'Dukun Pengganda Uang' di Banjaranegara Bunuh 11 Orang Pakai Racun Potas
-
Sadis! Kakek Ini Bunuh Temannya Gegara Sering Kentut
-
Anggota Densus Bunuh Sopir Taksi Online di Depok, 'Dosa-dosa' Bripda HS Terbongkar: Suka Tipu Teman Polisi, Doyan Main Judi hingga Tukang Ngutang
-
Eks Pendeta Muda Bunuh Teman Wanita, Pertanyaan Mengerikan Rudolf saat Ikat Icha di Kursi
-
Mengerikan! Suami Beredam di Bak Mandi Setelah Bunuh Istri, Publik Merinding
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Cara Mengatasi Pompa Air Bunyi Cetak-Cetek agar Tak Boros Listrik
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
5 Tips Menata Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Mengalir Lancar
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI