Skandal hubungan sedarah alias inses kembali membuat gempar publik di Tanah Air. Setelah skandal hubungan inses Ibu dan putranya di Bukittinggi, Sumatra Barat (Sumbar). Kali ini terungkap kasus inses ayah dan putrinya di Banyumas, Jateng.
Kasus ini lebih sadis, karena sang ayah R (57) tega membunuh 7 kali bayi hasil inses dengan putrinya, E (26) yang jadi budak seks orang tuanya sejak usia 14 tahun.
Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Agus Supriadi seperti dikutip Suara.com menyebut dari hasil pengakuannya, R tega menyetubuhi putrinya karena mendapat bisikan dari guru spiritualnya.
Berangkat dari keterangan itu, polisi menduga jika perbuatan keji R menghabisi 7 bayi hasil inses dengan anaknya berkaitan dengan praktik perdukunan.
"Tersangka R ini sehari-hari sebagai dukun pengobatan. Aktivitas sehari-harinya biasa mancing di sungai," katanya.
Kebiadaban R kepada putrinya itu diduga terjadi sejak 2013 lalu. Aksi keji R itu yakni dengan cara membekap bayi-bayi hasil inses itu hingga tewas. Adapun penguburan terhadap 7 bayi korban kebiadaban R dilakukan tersangka sejak 2014-2021.
Kekinian polisi kembali menggali kebun yang menjadi TKP untuk menemukan 3 kerangka bayi lainnya. Hal itu karena R mengaku telah mengubur 7 jasad bayi.
Kasus ini terungkap setelah ditemukan empat kerangka bayi di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Sementara itu, tulang belulang bayi E ditemukan dalam kondisi terbungkus kain dan terpendam di kedalaman 50 cm di kebun milik Prasetyo Tomo (42).
Baca Juga: Bayi di Kaltim yang Diberi Air Sabu oleh Tetangga Sudah Negatif Narkoba, Tapi...
"Hasil hubungan sama bapak kandungnya, 12 tahun lalu, makanya sempat diusir warga sampai Ibu E pindah-pindah kontrakan," ungkap seorang warga.
Berdasar pengakuan warga sekitar, sang putri yang menjadi korban kebiadaban ayahnya pertama kali telah melahirkan anak hasil inses sejak berumur 4 tahun. Anak pertama hasil inses itu dikabarkan telah diadopsi warga Semarang. Saat ini, anak hasil inses itu disebut sudah kelas 5 SD.
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Skandal Inses Keluarga Agamis di Sumbar: Suami Masih Ada, Istri Malah Terlibat Hubungan Sedarah dengan Anak hingga Belasan Tahun
-
Bayi di Kaltim yang Diberi Air Sabu oleh Tetangga Sudah Negatif Narkoba, Tapi...
-
Gak Ada Otak! Tetangga Kasih Minum Bayi Pakai Bong Sabu, ST Ditahan Polisi
-
Geger Bayi di Kaltim Mabuk Sabu-sabu, Awalnya Dikira Sang Ibu Kerusupan Gegara Anaknya Ngoceh Terus hingga Mata Melotot
-
Buang Bayi di Gudang Pesantren, Isi Surat Ortunya Bikin Geleng Kepala: Janji Dibayar Berapa pun dan Bakal Diambil Lagi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Padang Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Daftar Lengkap Progres Lahan Koperasi Merah Putih se-Banten: Kabupaten Serang Terbanyak