Tepat pada Jumat (18/8), kemarin, Ferry Irawan bebas dari penjara terkait kasus KDRT kepada mantan istrinya, Venna Melinda. Ferry Irawan bebas setelah mendapat remisi Hari Kemerdekaan 17 Agustus dari Kementerian Hukum dan HAM.
Setelah bisa menghirup udara bebas, Ferry Irawan mengaku ingin menghabiskan waktu bersama keluarganyam
"Sekarang saya mau kumpul sama keluarga dulu, bersama ibu dan adik saya," ujar Ferry Irawan, dikutip dari Suara.com.
Selain melepas rasa kangen, alasan Ferry Irawan ingin berkumpul bareng keluarga karena untuk meminta maaf. Namun, permintaan maafnya itu bukan ditujukan kepada Venna Melinda, melainkan ibu kandung Ferry Irawan.
"Saya mau sungkem sama mami," katanya.
Permintaa maaf itu bakal disampaikan lantaran Ferry menganggap kasus yang menjeratnya sudah membuat ibunya kecewa.
"Sudah banyak saya mengecewakan beliau," kata Ferry Irawan.
Dia pun mengaku n belum memikirkan rencana untuk menyampaikan permintaan maaf ke Venna Melinda atau pihak-pihak lain yang ia kecewakan.
"Saya cuma mikirinnya sekarang ibu saya saja," katanya.
Ferry Irawan pun mengaku sudah sangat bersyukur bisa mendapat remisi hingga bisa bebas saat peringatan Hari Kemerdekaan RI. Ferry juga bercerita jika dirinya tak memiliki siapa pun selama berada di penjara.
"Selama saya di pesantren (penjara) itu, mami menyaksikan sendiri bagaimana saya di dalam sana tidak punya teman sama sekali," kata Ferry Irawan.
Ferry Irawan divonis 1 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Kota Kediri atas kasus KDRT terhadap Venna Melinda pada 23 Mei 2023. Sang pesinetron ditempatkan di Lapas Kelas IIA Kediri sampai masa hukumannya selesai.
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Nasib Ferry Irawan Tragis, Mustahil Beri Nafkah Iddah Rp30 Juta ke Venna Melinda karena Dipenjara Kasus KDRT
-
Dituding Ferry Irawan Skenariokan Kasus KDRT Demi Kursi DPR, Venna Melinda: Allah Maha Bolak-balikan Hati Manusia
-
Terungkap! Sosok Pria Ini yang Diidam-idamkan Venna Melinda, Bakal jadi Suami Baru?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya