Sejak film dokumenter Netflix berjudul "Ice Cold tayang pada 28 Oktober 2023, nama Jessica Kumala Wongso, terpidana kasus kopi sianida pada 2016 lalu kembali mencuat ke permukaan.
Jessica Wongso sempat menangis ketika berhadapan dengan ahli krimonologi Profesor Ronny Nitibaskara di persidangan kasus kematian I Wayan Mirna Salihin.
Cerita itu diungkapkan Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej alias Prof Eddy Hiariej dalam podcast "Close The Door" yang tayang di channel Youtube Deddy Corbuzier pada Selasa (10/10).
Prof Eddy Hiariej awalnya bercerita pembawaan Jessica Wongso masih tenang ketika sejumlah ahli termasuk dirinya dihadirkan di persidangan. Bahkan, menurutnya, Jessica Wongso masih bisa menebar senyum saat berhadapan dengan sejumlah ahli dan berbagai saksi yang dihadirkan di sidang kasus Mirna Salihin.
"Jadi saya selalu mengatakan begini mas Deddy, kalau kita lihat full pemeriksaan sidang pengadilan. Ketika saya sebagai ahli, ada ahli pidana lainnya, kemudian dokter Nathali, Profesor Salito, kemudian berbagai saksi tampil di pengadilan, Jessica itu kan tenang, dia senyum-senyum," kata Prof Eddy Hiariej seperti dikutip pada Kamis (12/10).
Namun, menurutnya, ekspresi Jessica Wongso berbeda saat berhadapan dengan Prof Ronny Nitibaskara. Eddy Hiariej pun menganggap Ronny Nitibaskara hanyalah satu-satu saksi ahli yang bikin Jessica Wongso menangis di sidang.
"Tapi coba perhatikan, lihat baik-baik di Youtube sampai sekarang masih ada, saya cek semalam. Ketika prof Ronny Nitibaskara memberikan keterangan ahli, Jessica kan nangis. Coba diperhatikan dan itu sempat diprotes oleh kuasa hukum," bebernya.
Eddy Hiariej menyebut Jessica menangis di sidang karena tabiat aslinya dibongkar Prof Ronny Nitibaskara lewat gesture dan mimik wajahnya. Pasalnya, dia menyebut jika mendiang Ronny Nitibaskara turut memiliki keahlian fisiognomi atau ilmu firasat wajah atau ilmu membaca karakter seseorang lewat wajah.
"Karena dia membaca kejiwaan Jessica, dan lain sebagainya. Jadi Jessica nangis di situ, dan kemudian diprotes oleh kuasa hukum. Ronny Nitibaskara ini kan termasuk fisiognomi, ahli membawa gesture, membaca mimik wajah orang. Yang lain tidak menangis, tapi ketika Ronny, dia menangis ketika waktu itu," kata dia.
Diketahui, Jessica Wongso telah dinyatakan bersalah dan divonis selama 20 tahun penjara atas kematian Mirna Salihin pada 2016 lalu. Jessica Wongso terhitung sudah tujuh tahun menjalani masa penahanan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Tag
Berita Terkait
-
Murka Difitnah Ayah Mirna Salihin Peras Keluarga Jessica Wongso, Otto Hasibuan Ngaku Cuma Dibayar Pakai Bubur
-
Skakmat Otto Hasibuan usai Koar-koar Autopsi Bohong, Prof Eddy Ungkap Temuan 0,2 Mg Sianida di Lambung Mirna: Tak Perlu Orang Hukum Menjelaskan
-
Bukan Psikopat, Jessica Wongso Ternyata Punya Kepribadian Ganda, Prof Eddy Hiariej: Orang Seperti Ini Sulit Terdeteksi Lie Detector
-
Ngeri! Ini Film yang Inspirasi Jessica Wongso Bunuh Mirna Pakai Racun Sianida
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Pemprov Jatim Raih 2 Penghargaan Garuda AI Impact Summit
-
Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian
-
Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Berulang Kali Digosipkan Pencucian Uang hingga Suap, Raffi Ahmad Trauma Bekerja di Pemerintahan?
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?