Suara.com - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akhirnya menjatuhkan sanksi penghentian tayang sementara terhadap program Yuuk Keep Smile (YKS) di Trans TV. Saksi ini buntut dari pelecehan atas mendiang komedian Benyamin Suaeb.
"Tadi pagi jam 10 sudah ditandatangani (sanksi penghentian tayang YKS) di kantor KPI Pusat. Dihadiri juga oleh direksi Trans TV serta jajaran YKS," kata Agatha Lily, Komisioner KPI.
Sanksi ini diberlakukan terhitung sejak tanggal 28 Juni hingga 1 Agustus 2014 mendatang. "Betul, sanksi dilakukan atas laporan dari keluarga (Alm) Benyamin Suaeb. Pelecehan terhadap manusia kami anggap pelanggaran berat program siaran," tambah Agatha.
Selama menjalani sanksi, Trans TV dilarang menayangkan program dengan format serupa di jam yang sama atau di waktu yang berbeda. "Ini untuk menghindari seperti program Empat Mata (Trans 7) yang kemudian diubah jadi Bukan Empat Mata," katanya.
Sebelum menjatuhkan sanksi, Agatha bilang, pihaknya sudah melayangkan teguran keras ke pihak Trans TV. Pada 13 Maret 2014, KPI bahkan memberikan saksi administratif berupa pengurangan durasi tayang YKS yang semula 4,5 jam menjadi 1,5 jam.
Berangkat dari kejadian ini, Agatha menghimbau kepada seluruh stasiun televisi agar tidak menayangkan hypnotherapi di luar program kesehatan.
Hingga berita ini diunggah, Humas Trans TV Hadiansyah Lubis masih melakukan pembicaraan dengan Biem Benyamin, salah satu putra mendiang Benyamin Suaeb. "Maaf saya lagi meeting sama Pak Biem," katanya saat dihubungi suara.com.
Selasa (24/6/2014, ratusan orang menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Trans TV, bilangan Tendean, Jakarta Selatan. Mereka mendesak stasiun televisi itu meminta maaf atas tayangan Yuuk Keep Smile (YKS) yang dianggap melecehkan komedian legendaris almarhum Benyamin Suaeb.
“Harus ada permohonan maaf secara on air dan tertulis,” kata salah satu putra Benyamin, Biem Benyamin saat berorasi di sana.
Masalah ini bermula dari acara komedi YKS yang ditayangkan Trans TV pada 20 Juni 2014. Waktu itu, salah satu hostnya, Caisar dihipnotis. Si penghipnotis, Ferdian, memberikan sugesti kepada Caisar jika melihat anjing dirinya seolah-olah melihat hal lucu seperti sosok Benyamin.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tetap Humble di Usia 30 Tahun, Intip Rahasia Sheila on 7 Tetap Disayang Sheilagank
-
Aldi Taher Bikin Gebrakan Lagi Usai Bisnis Burger Viral, Kini Rilis Brand Sepatu hingga Celana Dalam
-
TXT MOA CON Jepang Bisa Ditonton Live di Bioskop Indonesia, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
-
Sinopsis Film Suamiku Lukaku, Kisah Pilu Acha Septriasa Hadapi KDRT dari Baim Wong
-
Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius
-
Lapor Polisi Usai Akun IG Diretas dan Dipakai Menipu, Ahmad Dhani Bakal Ganti Rugi Korban?
-
Pujian Juri The Icon Indonesia Dinilai Berlebihan, Titi DJ dan Ahmad Dhani Diserbu Kritikan
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Ketua Mualaf Center Indonesia Ungkap Dampak Seriusnya
-
Momen Syifa Hadju Minta Izin Pakai Busana Terbuka Tuai Pro Kontra: Kan Dosanya Ditanggung Suami
-
Rincian Anggaran Pemkot Banjarmasin Viral, Belanja Susu dan Buah Wakil Wali Kota Tembus Rp228 juta