Suara.com - Pangeran Andrew dituding ambil bagian dalam pesta seks alias orgy dengan perempuan di bawah umur. Tudingan itu dilakukan oleh perempuan 29 tahun yang menyebut dirinya Jane Doe. Dalam gugatannya, Jane mengatakana, pesta seks itu dilakukan di pulau Karibia.
Sahabat Pangeran Andrew, Jeffrey Epstein dituduh sebagai orang yang membuat Jane Doe menjadi budak seks dan sempat tiga kali ‘dipakai’ oleh Pangeran Andrew saat usianya masih 17 tahun.
Perempuan itu juga mengklaim sosialita Inggris Ghislaine Maxwell ikut membantu bankir Amerika memproduksi perempuan di bawah umur dalam melakukan aktivitas seksual. Kerajaan Inggris sudah membantah tudingan itu yang muncul dalam dokumen gugatan di pengadilan Amerika.
Maxwell juga sudah membantah tudingan tersebut dan mengaku tidak pernah ditanyai polisi seputar hal itu. Dokumen gugatan yang dimasukkan Jane Doe ke pengadilan menyenut Pangeran Andrew pernah melakukan hubungan seks dengannya antara 1999 hingga 2002. Dia mengungkapkan, Epstein menerbangkannya ke Pulau Virgin di Amerika di mana sudah ada banyak perempuan lain yang berusia 18 tahun.
Epstein juga dituding telah menjadikan Jane Doe budak seks yang akan diberikan kepada politisi atau juga orang-orang yang berpengaruh. (Mirror)
Berita Terkait
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Kronologi Lengkap Kasus Jeffrey Epstein, Seret Nama Pesohor Dunia
-
Gelar Pangeran Andrew Dicabut Gegara Pelecehan Seksual, Keluarga Giuffre Beri Respon Sinis
-
Mengapa Gelar Pangeran Andrew Dicabut Raja Charles III? Ini Faktanya
-
Profil Pangeran Andrew, Gelar Pangerannya Dicabut Raja Charles III
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan