Suara.com - Kasus Jeffrey Epstein kembali mengguncang dunia internasional dua dekade setelah pertama kali dilaporkan ke polisi, menyusul dirilisnya berkas investigasi pemerintah Amerika Serikat terkait dokumen kejahatannya.
Sebagai informasi, Jeffrey Epstein merupakan seorang financier alias pemodal asal Amerika Serikat yang terkenal atas kasus kejahatan seksual terhadap anak-anak di bawah umur.
Dengan kekayaan yang dimilikinya, Epstein terus memperluas hubungannya dengan orang-orang kaya dan berkuasa.
Selama bertahun-tahun ia menjalin persahabatan dengan tokoh-tokoh terkenal seperti Michael Jackson, Bill Gates, Bill Clinton, Donald Trump dan sebagainya.
Di balik kekayaan dan koneksinya yang kuat, Epstein ternyata menyimpan dosa besar yang belakangan kembali mencuat seiring perilisan dokuman kasus kejahatannya.
Pada Jumat (30/1/2026) Departemen Kehakiman AS merilis sekitar 3 juta dokumen dari arsip Epstein, termasuk 2.000 video dan 180.000 gambar.
Pengungkapan dokumen ini dilakukan setelah diberlakukannya Undang-Undang Transparansi Berkas Epstein, yang mewajibkan Departemen Kehakiman membuka catatan pemerintah terkait Epstein dan orang kepercayaannya, Ghislaine Maxwell.
Melansir US News dan Britannica, berikut adalah kronologi kasus Jeffrey Epstein selengkapnya.
Kronologi Kasus Jeffrey Epstein
Baca Juga: Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
Maret 2005: Penyelidikan terhadap Epstein bermula ketika keluarga seorang gadis berusia 14 tahun melapor ke polisi Palm Beach, Florida, bahwa anak mereka dilecehkan di rumah mewah Epstein.
Laporan tersebut memicu pengakuan dari sejumlah gadis di bawah umur lain yang menyatakan bahwa Epstein mempekerjakan mereka untuk memberikan pijat seksual.
Mei 2006: Polisi Palm Beach siap menuntut Epstein dengan berbagai tuduhan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Namun, jaksa wilayah Barry Krischer mengirimkan kasus tersebut ke dewan juri, sebuah langkah yang kemudian menuai kritik.
Juli 2006: Epstein akhirnya ditangkap setelah dewan juri hanya mendakwanya dengan tuduhan ringan meminta jasa prostitusi.
Keputusan ini membuat aparat kepolisian marah dan menuduh adanya perlakuan istimewa, sementara FBI mulai melakukan penyelidikan terpisah.
2007: Jaksa federal menyiapkan dakwaan, tetapi negosiasi panjang antara pengacara Epstein dan jaksa AS Alexander Acosta menghasilkan kesepakatan untuk menghindari penuntutan federal.
Berita Terkait
-
Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
-
FPI Wanti-Wanti Pemerintah Soal Siasat Uang Iuran Dewan Perdamaian Jadi Modal Invasi Gaza
-
MUI Minta Indonesia Keluar dari Board of Peace, Mensesneg: Kami Akan Berikan Penjelasan
-
Politisi Peter Mandelson Mundur Usai Foto Vulgar di Epstein Files Tersebar
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Melawan Arus Viral, Agushafi Gandeng Satrio ALEXA Lahirkan Pop Ballad Grande 'Tunggu Apa Lagi'
-
Fancon Kim Myungsoo di Jakarta Tinggal Hitungan Jam, Simak Rundown dan Jadwal Benefitnya
-
Momen Haru Ruben Onsu dan Igun di Tanah Suci: dari Cuaca 50 Derajat hingga Me-Time di Depan Kabah
-
Kisah TikToker Kiki Jupe, dari Guru Honorer Kini Jadi Pengusaha Kuliner Sukses
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy
-
Prambanan Jazz 2026 Siapkan Konsep 'Playing Jazz', Sejumlah Musisi Lintas Genre Akan Tampil Beda
-
Boby Berliandika X Factor dan Istri Rajut Karier Musik hingga Bisnis di Tengah Gempuran Digitalisasi
-
Pulang Umrah, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Gugatan Hak Asuh Anak ke Sarwendah
-
Agna Rangkum Perihnya Perpisahan Sunyi dalam Lagu 'Diluar Hal Biasa'
-
DNA Rilis Album Aurora, Realita Kehidupan DJ Aloy dan JayJax dalam 18 Lagu