Suara.com - Puluhan pekerja film Indonesia berkumpul dan melakukan aksi pembacaan surat terbuka yang ditujukan kepada Menteri Pariwisata Republik Indonesia dengan tembusan kepada Presiden Republik Indonesia, di Lobi Gedung Sapta Pesona, di kawasan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2015).
Aksi mereka dilakukan untuk menuntut pertanggungjawaban pemerintah atas kasus skandal pengiriman delegasi film Indonesia ke European Film Market di Berlin, skandal-skandal serupa yang selalu terjadi setiap tahunnya.
"Selama ini keikutsertaan Indonesia di film market tidak jelas, seperti saya pernah lihat sendiri ketika dapat hadiah untuk buka booth dari Hongkong, dan ternyata booth saya itu hanya beberapa meter dari booth film Indonesia, yang ternyata di sana nggak ada yang jaga, mereka malah pergi ke Disneyland Hongkong," ungkap sutradara Nia Dinata usai membacakan surat terbuka.
Menurut Nia, aksi ini sudah beberapa dilakukan oleh teman-teman sineas dan pelaku seni di Indonesia. Namun hal tersebut sia-sia. Pemerintah tidak pernah melakukan tindakan-tindakan sesuai dengan hasil obrolan yang mereka lakukan.
"Kita sudah beberapa kali melakukan hal serupa. Bahkan kita pernah bertemu dengan pemerintah tetapi sampai sekarang tidak pernah ada bukti nyata dari pemerintah," lanjut Nia.
Dalam aksi tersebut beberapa aktor dan sutradara ikut bergabung dan menandatangani demi dukungan dan kemajuan perfilman Indonesia. Diantaranya Joko Anwar, Lukman Sardi, Atiqah Hasiholan, Rio Dewanto, Anggy Umbara, Amink, dan lain-lain.
"Harapan terakhir, sekarang kan pariwisata sudah dipisah dengan ekonomi kreatif dan sekarang film ada di badan ekonomi kreatif. Kita berharap badan itu diisi orang benar dan dikelola dengan benar," tandas Nia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
26 Started with a Yes!: Kado Ultah Terindah Eltasya Natasha, Dilamar Kekasih
-
Bukan Hantu, Ini Hal Tak Terduga yang Paling Ditakuti Pemain Selama Syuting Film Munafik
-
Wajah Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Disorot, Benarkah Jodoh Biasanya Mirip?
-
Jihan Nurrainy dan Azeezah Rahma Shakila Sabet Mahkota Indonesia's Girl 2026
-
Kmy Kmo dan Luca Sickta Gandeng Niken Salindry di Lagu 'Tinggi': Pesan Budaya yang Mendalam
-
4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura
-
Prambanan Jazz Festival Ditutup dengan Sukacita, Rayakan Musik, Seni dan Budaya
-
Review Film 402 Rumah Sakit Angker Korea: Kejutan Tiada Habis Bahkan Sampai Soundtrack
-
Beda Kasta! Samo Rafael dan Shanna Shannon Berjuang Demi Cinta di Film Dan Bandung
-
Belajar dari Masa Lalu, Dodhy Kangen Band Siapkan Skoci Lewat Band Baru Setengah 12