Suara.com - Setelah tiga minggu menguasai puncak box office, American Sniper akhirnya tergeser ke urutan kedua. Film yang berhak bertahta di posisi pertama adalah film animasi The SpongeBob Movie: Sponge Out of Water.
Film yang dibuat oleh Nickeledeon dan Paramount Animation itu meraup 56 juta dolar Amerika. Minimnya film dengan tema keluarga membuat pecinta film memilih untuk menyaksikan The SpongeBob Movie.
“Kita masih punya banyak fans yang setia untuk datang ke bioskop dan tentu juga masih ada remaja dan yang berusia 20-an tahun,” kata Rob Moore dari Paramount Pictures.
Penonton The SpongeBob Movie: Sponge Out of Water sebagian besar adalah mereka yang besar di era SpongeBob dan juga fans baru yang ‘termakan’ oleh kampanye yang dilakukan oleh Nickeledeon.
Episode pertama The SpongeBob Movie yang diluncurkan pada 2004 berhasil meraup 85,4 juta dolar Amerika. Sukses yang diraih film ini merupakan buah hasil kerja sama kedua antara Paramount dengan Nickeledeon setelah Teenage Mutant Ninja Turtkes pada 2014 yang menghasilkan 477 juta dolar Amerika di seluruh dunia.
“Kekuatan dari merek Nickeledeon membuat film ini bisa mendatangkan banyak penonton,” ujar Rob.
Sementara itu, American Sniper harus puas turun ke posisi dua dengan pemasukan 24,2 juta dolar Amerika. Sejak dirilis empat minggu lalu, film yang diangkat dari kisah nyata Chris Kyle – penembak jitu dari Navy SEAL di perang Irak – sudah menghasilkan 282 juta dolar Amerika.
American Sniper menjadi film terlaris ketiga yang dirilis pada 2014 setelah The Hunger Games – Mockingjay Part 1 dan Guardians of the Galaxy. Film dengan biaya besar yaitu Jupiter Ascending gagal mengeruk banyak uang di pekan pertama dan harus puas bertengger di posisi tiga. Film yang dibintangi Channing Tatum dan Mila Kunis ini hanya menghasilkan 19 juta dolar Amerika.
Ini merupakan kegagalan ketiga sutradara Andy dan Lana Wachowski setelah Cloud Atlas dan Speed Racer. Kakak beradik itu sempat meraih sukses besar lewat trilogy Matrix. Film yang diproduksi Village Roadshow dan Warner Bros ini menghabiskan biaya produksi 179 juta dolar Amerika.
Kegagalan juga dialami Seventh Son yang hanya meraup 7,1 juta dolar Amerika dan berada di posisi empat. Film produksi Universal Studio yang dibintangi Julianne Moore dan Jeff Bridges ini dibuat dengan biaya 95 juta dolar Amerika. Sedangkan posisi lima ditempati Paddington dengan merauh 5,4 juta dolar Amerika. (Variety)
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
8 Film Luar Negeri yang Tayang di Bioskop Indonesia Juni 2026, Ada Apa Saja?
-
Sinopsis Film Backrooms, Teror Labirin Misterius yang Siap Menghantui Bioskop Indonesia
-
Hampir Dua Tahun, Misteri Penyebab Ruben Onsu dan Sarwendah Cerai Kembali Diungkit Pengacara
-
Pihak Sarwendah Jawab Ruben Onsu: Anak-Anak Tetap Sehat Meski Enam Bulan Tanpa Nafkah dari Ayah
-
Melaney Ricardo Klarifikasi Usai Dituding Tak Bayar Korban Penipuan yang Diundang ke Podcastnya
-
Perang Unggahan Ruben Onsu dan Keluarga Sarwendah Makin Memanas di Threads
-
Temui Jamaah yang Gagal Berangkat, Bos Hanania Travel Tawarkan Refund Bertahap Selama 2 Tahun
-
Denny Sumargo Berandai Jadi Seskab, Kolom Komentarnya Langsung Meledak
-
Rayakan 57 Tahun Karier Margie Segers, Slank Suguhkan Kolaborasi Bersejarah di Java Jazz 2026
-
Ruben Onsu Tanggapi Soal Keluhan Nafkah Anak dari Sarwendah: Kalau Tidak Sanggup, Serahkan ke Saya