Suara.com - Kuasa hukum komedian Mandra Naih, Sonnie Sudarasono menyampaikan poin penting dari penyidikan hari ini di Kejaksaan Agung. Salah satunya kecurigaan adanya pemalsuan dokumen.
"Yang menarik hari ini, dari seluruh dokumen yang sudah ditunjukan oleh penyidik, hampir semuanya tidak ada yang Bang Haji (Mandra) tanda tangani. Hampir keseluruhannya, ada sekitar hampir 30 dokumen," ujar Sonnie ditemui usai pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2015).
Lewat fakta ini, Sonnie mencoba menguak siapa saja yang terlibat. Mandra, kata Sonnie, juga tak tahu menahu bagaimana pemalsuan itu bisa terjadi.
"Kita menduga ada pemalsuan. Kita mengapresiasi penyidik karena penyidik memperlihatkan semua dokumen kepada Haji Mandra yang belum ia ketahui. Satu persatu dokumen ditunjukan. Nanti kita tim akan berbagi tugas mencoba mengarahkan ke proses hukum dari dokumen yang dipalsukan," ujarnya.
Hari ini Rabu (25/2/2015) Mandra dipanggil Kejaksaan Agung sebagai saksi untuk kasus dugaan korupsi pengadaan penyiaran di TVRI untuk dua tersangka lainnya, Yulkasmir dan Iwan.
Dugaan korupsi tersebut berawal dari penunjukkan proyek yang langsung dilakukan oleh Yulkasmir tanpa adanya proses tender. Yulkasmir menunjuk rumah produksi Mandra yaitu Viandra dan Media Art Image milik Iwan. Proyek yang didapat Mandra itu bagian dari 15 paket program senilai Rp47,8 miliar.
Ketiganya resmi ditetapkan sebagai tersangka sesuai Surat Perintah Penyidikan tertanggal 10 Februari 2015. Serta dijerat Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 UU No 31/1999 Jo UU 20/2001.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bukti Cinta, DJ Bravy Bikin Tato Wajah Anak Erika Carlina
-
Fenomena Krisis Ojol Ternyata Ini Penyebabnya: Kapitalisme Tingkat Dewa
-
Cindy Rizky Aprilia Diduga 'Jual' Jadwal Jaga Malam, Demi ke Jepang Bareng Suami Maissy?
-
Midnight Diner Masih Ada di Netflix, Tontonan Peredam Stres Sehabis Kerja
-
Gebrakan Iva Deivanna: Dari Panggung Musik, Kini Siap Taklukkan Layar Lebar lewat 2 Film Sekaligus
-
Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
-
Selisih Harganya Fantastis! Drone Shahed Iran Rp320 Juta vs Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
K-Pop Bertemu Koplo, Uniknya Akulturasi Budaya di Film Terbaru Sheryl Jesslyn
-
Dibuang ke Panti Jompo setelah Besarkan Anak, Kisah Pilu Nirina Zubir di Film Jangan Buang Ibu
-
Freelance: Upaya John Cena Selamatkan Karier dan Nyawa di Tengah Kekacauan, Sahur Ini di Trans TV