Suara.com - Komedian Sudarmadji alias Doyok ikut menanggapi eksekusi mati terhadap 9 terpidana mati kasus narkoba. Pelawak yang pernah mencicipi jeruji besi akibat barang haram tersebut mendukung penuh ketegasan pemerintahan Presiden Joko Widodo menegakkan kedaulatan hukum Indonesia.
Doyok bahkan mengikuti setiap perkembangan kasus hukuman mati lewat layar televisi. Dia rela begadang demi menyaksikan detik-detik pelaksanan eksekusi mati di LP Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah baru-baru ini.
Berikut perbincangan khusus Suara.com dengan Doyok soal eksekusi mati terpidana kasus narkoba.
Anda setuju hukuman eksekusi mati untuk bandar dan pengedar narkoba di Indonesia?
Setuju. Seratus persen setuju
Alasannya?
Ini kan undang-undang masih mengikuti undang-undang Belanda, sampai sekarang belum direvisi dan diamandemen jadi setuju.
Dukungan Anda apakah karena Indonesia darurat narkoba?
Iya. Daripada anak bangsa semakin banyak korban, satu hari 40 orang meninggal. 1 tahun hampir 40 ribu (meninggal), lebih baik korbankan satu orang.
Anda sepertinya getol mengikuti perkembangan eksekusi terpidana narkoba yang baru-baru ini dilakukan?
Saya ikutin sampai jam 3 pagi. Saya tidak tidur.
Apa yang membuat Anda begitu antusias?
Ingin tahu perkembangannya seperti apa. Ingin merefleksi diri jangan sampai kita ke situ (narkoba) lagi. Ngeri banget soalnya.
Menurut Anda, eksekusi itu bisa bikin pengedar jera?
Kalau efek jera kayaknya tidak karena itu mafia. Ada kaitannya dengan uang, jadi para pengedar akan berbuat dan sepinter-pintarnya mengedarkan barang-barang haram tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Datangi Lokasi Film Horor Salmokji, Frislly Herlind Kesurupan: Katanya Aku Harus Mati
-
Efek 'Semua Akan Baik-Baik Saja': Film Baim Wong Ini Sukses Bikin Penonton Minta Maaf ke Orangtua
-
Kejutan di Cannes Film Festival 2026: John Travolta Menangis Raih Palme d'Or
-
Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
-
Tinggal Menghitung Hari, Ini Alasan Amanda Manopo Pilih Jalani Persalinan Caesar
-
Sajen Satu Suro: Misteri Keris Terkutuk dan Rahasia Kelam 30 Tahun Silam
-
Siap Nikah, Cinta Brian Sebut Keputusan Kini Ada di Tangan Gisel: Kalau Dia Bilang Gas, Ya Gas
-
Dulu Nangis Janji Tobat, Egi Fazri Si Vidi KW Muncul Lagi Nyanyikan Nuansa Bening
-
Anak Deddy Dores Jual Mata Rp350 Juta: Capek Hidup Begini
-
Cara Dapat Akses Nonton Film Pesta Babi: Gratis, Tapi Ada Minimal Penontonnya