Suara.com - Aktris Hollywood, Salma Hayek, mengeluarkan kritik pedas terhadap industri film Barat saat berbicara dalam sebuah panel Perserikatan Bangsa-Bangsa di tengah penyelenggaraan festival film Cannes, pekan ini. Perempuan berdarah Libanon itu mengatakan gaji aktris di industri film jauh lebih rendah dibanding para aktor.
"Satu-satunya film yang di dalamnya perempuan dibayar lebih mahal dibanding lelaki, adalah film porno. Ini tidak lucu," kata Hayek, "Mereka menilai kita hanya sebagai objek."
"Kita tak bisa terus menjadi korban dan kita harus membuat mereka sadar," lanjut dia.
"Hanya ada satu hal yang menginspirasi orang-orang di dunia perfilman dan itu adalah uang. Mereka harus paham betapa berharganya kita secara ekonomis," kata aktris yang juga sutradara itu.
"Kita punya kekuatan untuk menunjukkan pada mereka bahwa kita bisa menyelamatkan industri perfilman," tekan Hayek.
Dalam kesempatan yang sama Hayek juga mengatakan bahwa industri perfilman selalu memuji lelaki ketika sebuah film suskses secara finansia dan menyebutkan bahwa aktor utama dalam sebuah film punya hak veto untuk menentukan aktris pendampingnya.
"Perfilman saat ini meremehkan kecerdasan perempuan," tegas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus