Nama penyanyi dan aktris ini cukup panjang, Annissa Nurul Shanty Kusuma Wardhani Heryadie atau dikenal Shanty kini terlibat dalam kampanye antipenyiksaan terhadap anak-anak.
Artis yang bersuamikan seorang bankir, Sebastian Paredes, ini mengaku dirinya merasa tertampar jika mendapat informasi ada anak-anak yang mendapat perlakukan senonoh, mulai dari kekerasan fisik hingga kekerasan seksual.
"Saya kira sudah waspada tapi tadi diberitahu kalau child abuse banyak. Tingkat kriminal terparah anak itu sexual child abuse, dan kidnapping, ngomongin saja saya mual," kata Shanty ditemui di Komnas Perlindungan Anak, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (2/7/2015).
Lebih lanjut, ibu dua anak ini menjelaskan kekerasan pada anak juga bisa berupa penjualan organ tubuh dan dijadikan pengemis, seperti yang biasa kita lihat di tepian lampu merah di kota-kota besar.
Shanty pun sudah mengajarkan kepada anak sedari dini bagaimana cara melindungi diri dari kejahatan.
"Sebagai ibu dua anak laki-laki tentu saya jadi lebih khawatir. Untuk sexual abuse, (anak) yang empat tahun (Arjuna Lucio Paredes) sudah mengerti cara untuk memproteksi dirinya, kalau ada yang menyentuh personal part of bodynya, dia akan menepis, dan bilang don't touch and I will tell my mommy," sambung Shanty.
Inti kampanye Shanty kali ini untuk meningkatkan kesadaran sekitar terhadap penyiksaan anak dan mau melaporkannya kepada pihak berwajib. Agar kejadian yang dialami Engeline, bocah perempuan delapan tahun yang disiksa dan dibunuh tidak terulang kembali.
"Intinya siapapun bisa membantu. Buat apa misal tetangga tahu ada anak yang suka disiksa tapi tidak melapor? Di sini lah tugas kita. Kita harus selamatkan anak-anak. Dan buat yang takut, jangan khawatir karena kamu bisa menyembunyikan identitas kamu demi menolong sang anak," ujar Shanty mengingatkan.
Tag
Berita Terkait
-
Air Mata Shanty Pecah, Trailer Film Baru Bawa Kenangan Tentang Ibunya
-
Harga Avtur Naik, Anggota DPR Shanty Alda Ingatkan Dampaknya pada Transportasi dan Konektivitas
-
Anggota Komisi XII DPR Desak Reformasi Pengelolaan Sampah Usai Tragedi Longsor di Bantar Gebang
-
Komisi XII DPR Minta ESDM Hitung Akurat Kebutuhan Energi Ramadan-Lebaran: Jangan Ada Kurang Pasokan
-
Kekuatan Manifestasi Shanty: Dari Jurnal Pribadi hingga Single Terbaru, I Do
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka
-
Bukan Sekadar Duta, Alasan FFI Pilih Morgan Oey Ternyata Berkaitan dengan Misi Besar Ini
-
Rizky Billar Hasut Publik Report Akun Facebook Matamata.com Karena Dinilai Sebarkan HOAX
-
Pesta Timuran Jaksel Siap Digelar di CIBIS Park, Hadirkan 20 Musisi dan Ragam Kultur Indonesia Timur
-
Ruben Onsu dan Ivan Gunawan Pilih Tak Sekamar saat Umrah, Ini Alasannya
-
Tiketnya Hampir Ludes, Intip Prediksi Setlist Konser My Chemical Romance di Jakarta