Suara.com - Kepala Bagian Humas BNN Pusat Kombes Pol. Slamet Pribadi mengatakan pihaknya belum bisa memastikan akan memberikan sanksi rehabilitasi kepada model Vitalia Shesya.
"Rehab hanya diputuskan kepada lembaga rehab oleh Kemenkes," katanya saat ditemui kantor BNN di Jl. M.T. Haryono No. 11 Cawang, Jakarta Timur, Rabu (15/7/2015).
Dilanjutkan Slamet, dalam kasus ini pihaknya hanya sebagai tenaga ahli yang sifatnya memberikan bantuan teknis.
"Jadi hasilnya nanti tidak bisa disampaikan ke orang lain sebelum ke penyidik," lanjutnya.
Keputusan rehab, kata dia, tergantung dari hasil pemeriksaan serta tingkat ketergantungan. Mengenai tempat dimana Vita akan direhab, itu tergantung keputusan penyidik.
"Rehab bisa dinaungan BNN, Kemensos dan Kemenkes. Tergantung bagaimana penyidik membuat kebijakan hukum," tandas Slamet.
Diberitakan sebelumnya, Vita ditangkap polisi pada Sabtu (11/7/2015). Dia beserta enam temannya ditangkap di kamar Hotel Mercure dengan barang bukti berbagai jenis narkoba.
Dalam penggerebegan itu polisi mengamankan barang bukti berupa satu butir ekstasi, satu bungkus plastik berisi ganja kering seberat 2,91 gram, 50 butir Happy Five, dua bungkus plastik bening ketamine seberat 3,59 gram serta satu alat hisap ganja.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
Terkini
-
Tamparan Keras Bagi Si Kurang Bersyukur, Kisah Ayah Kayuh Sepeda Butut saat Lebaran
-
Bukan Ketupat dan Opor Ayam, Menu Lebaran Maia Estianty Sushi hingga Pasta
-
Sebelum Bunuh Cucu Mpok Nori, Mantan Suami Diduga KDRT hingga Paksa Gugurkan Kandungan
-
Harga Tempat Sampah di Rumah Baru Tasya Farasya Mendekati UMP Jakarta
-
Dihujat Kasih THR Rp15 Ribu, Dewi Perssik Pamer Gunungan Beras untuk Ribuan Warga
-
Berpapasan di Polda Metro, Keluarga Minta Pembunuh Cucu Mpok Nori Dihukum Seberat-beratnya
-
Mimpi Kuburkan Pasangan Disebut Tanda Selingkuh, Penjelasan Abah Romdhoni Viral
-
Anak Indonesia Sampai Mars, 3 Alasan Kenapa Harus Bawa Anak-Anak Nonton Pelangi di Mars di Bioskop
-
Dulu Tidur di Pom Bensin dan Makan Warteg, Rey Bong Kini Balas Budi Jadikan Ayahnya 'Bos'
-
Nangis Tak Bisa Bertemu Anak saat Lebaran, Insanul Fahmi Sentil Wardatina Mawa Soal Eksploitasi