Suara.com - RA, terdakwa kasus prostitusi online menjalani sidang perdana Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (18/8/2015). Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan itu digelar tertutup.
Kuasa hukum RA, Pieter Ell mengatakan Jaksa mendakwa kliennya telah membantu tindak pidana pencabulan antara lelaki dan perempuan yang bukan pasangan suami istri. Seperti diketahui, RA ketika ditangkap tengah menjajakan artis berinisial AA kepada polisi yang menyamar sebagai pelanggan.
"Kalian sudah tahu itu. Karena artisnya sudah disebutkan juga," kata Pieter ditemui usai sidang.
Lebih lanjut Pieter mengatakan, jaksa dalam dakwaannya cuma menyebut AA sebagai artis yang pernah dijajakan kliennya kepada para lelaki hidung belang. Hal ini tentu bertolak belakang dengan pengakuan Pieter sebelumnya yang menyebut RA paling sering menjajakan artis berinisial TM.
"Versi JPU, klien saya sudah lupa namanya. Yang ada dalam dakwaan cuma AA," ujar dia.
Selain AA, jaksa juga menyebut para pelanggan yang pernah memakai jasa artis anak asuhan RA. "User namanya ada kok," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, jajaran Polres Jakarta Selatan mengamankan RA di sebuah hotel berbintang baru-baru ini. Dalam penangkapan itu RA sedang menjual artis bernisial AA kepada seorang polisi yang menyamar sebagai pelanggan.
Seiring bergulirnya waktu, sejumlah inisial artis bookingan beredar di media sosial. Dari beberapa nama yang muncul, polisi membenarkan telah memeriksa artis TM. Paling baru, Pieter menyebut artis berinisial SB sebagai salah satu 'anak asuh' RA.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam