Suara.com - MSV Pictures menghabiskan biaya sekitar Rp15 miliar untuk memproduksi film animasi asal Indonesia "Battle of Surabaya" yang disiapkan bisa mendunia.
"Itu adalah biaya awal, belum termasuk untuk produksi versi Inggris-nya," kata Produser Eksekutif Prof M Suyanto pada saat pemutaran film animasi "Battle of Surabya" di Jakarta, Selasa.
Sejak awal dia dan sutradara Arianto Yuniawan sudah merancang film tersebut menjadi film bertaraf internasional.
Menurut Suyanto pasar film di Indonesia hanya sekitar satu persen saja, sisanya berada di luar negeri.
"Penonton Indonesia paling setahun menyumbangkan Rp2,5 triliun untuk film, sedangkan pasar global dapat menyumbangkan sekitar Rp435 triliun untuk film," kata dia.
Sementara itu Arianto mengatakan untuk menutup modal produksi, setidaknya diperlukan sekitar satu juta penonton yang melihat film tersebut.
Namun pihaknya tidak menargetkan jumlah penonton, mereka hanya berharap film tersebut diterima baik oleh masyarakat.
Waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi film itu adalah tiga tahun dan membutuhkan 180 sumber daya manusia.
Film animasi 2D dengan tema sejarah itu akan diputar pada 20 Agustus 2015.
Walt Disney Asia Pasifik juga tertarik untuk mendistribuskan fillm tersebut di seluruh jaringan Disney.
"Battle of Surabaya" diadaptasi dari peristiwa 10 November 1945 di Surabya.
Tokoh utama film ini adalah Musa seorang remaja penyemir sepatu yang kemudian membawa misi sebagai kurir surat-surat rahasia untuk para tentara dan milisi pejuang Indonesia.
Selain surat rahasia, Musa juga mengantar surat-surat pribadi para pejuang untuk keluarganya, bersama sahabatnya Yumna dan Danu, dia berpetualang.
Aktor dan aktris ternama seperti Reza Rahadian dan Maudy Ayunda juga ikut terlibat menjadi pengisi suara para tokoh dalam film tersebut. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Ngamen di Pinggir Jalan Sepatan, Pinkan Mambo Raup Saweran Rp26 Juta dalam 3 Jam
-
Sinopsis Film Jadi Tuh Barang, Kisah Kocak Oki Rengga dari Patah Hati hingga Jadi Pawang Hujan
-
Reaksi Arya Khan Disindir Michelle Ashley Bikin Pinkan Mambo Downgrade Sampai Ngamen di Jalanan
-
Dokter Piprim Kecam Billboard Promosi Film Aku Harus Mati, Dinilai Berbahaya Bagi Mental Anak
-
Niko Al Hakim Ungkit Penelantaran Kucing di 2024, Pihak yang Rescue Bela Rachel Vennya
-
Pesona Nikita Willy Berhijab Saat Liburan di Jepang Curi Perhatian
-
Karina Ranau Protes, Foto Almarhum Epy Kusnandar Dipakai Jual Jaket Kang Mus
-
Tidak Direstui Fans! Siapa Elias Ronnenfelt? Pria yang Dirumorkan Dekat dengan Jenna Ortega
-
Film Autopsy: Dead Body Can Talk, Jejak Kebenaran di Meja Autopsi
-
Sudah Operasi Ganti Kelamin, Lucinta Luna Pastikan Tak Bisa Punya Anak Meski Kembali Jadi Cowok