Aktor Yayan Ruhian. [suara.com/Nanda Hadiyanti]
Yayan Ruhiyan mengaku kaget saat ditawari main film Gangster di mana ia harus berkelahi dengan Dian Sastro dan Kelly Tandiono. Aktor jago silat itu tersebut mengaku tidak pernah membayangkan bisa bermain film dengan bintang AADC itu.
"Wow, saya langsung kaget, mana bisa. Itu sebuah momen yang nggak bisa saya bayangkan, itu suatu momen yang langka," kata Ruhiyan ditemui di XXI Epicetrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (25/8/2015).
Yayan mengaku belum mengenal secara langsung sosok Dian maupun Kelly. Mereka baru saling mengenal menjelang syuting film.
"Ketemu mereka pas hari syuting di set dari jam 8 malam sampai jam setengah 4 pagi," paparnya. "Jadi kita langsung latihan nggak ada latihan sebelumnya, ketemu diset kita latihan dan langsung jadi," lanjutnya.
Pemeran film The Raid 1 dan 2 itu mengaku adegan berkelahi yang dilakukan olehnya, Dian, dan Kelly semua dilakukan dengan spontanitas.
"Buat saya tidak melihat artis cantik atau nggak, aktor atau bukann tetapi yang jelas scene saya dengan Dian dan Kelly adalah spontanitas," jelasnya.
Aktor berusia 46 ini merasa ada saja adegan yang sulit di perankannya. Tak hanya adegan berkelahi, kata dia, dialog juga ada tantangannya.
Di film ini, Yayan berperan sebagai pembunuh bayaran bernama Bang Jangkung, sedangkan Dian berperan sebagai kekasihnya. Walau scene Yayan tidak banyak, namun ia berada di balik layar dalam menata aksi berkelahi.
Aktor yang terlibat di film ini ada Hamish Daud (Rectoverso, Supernova) memerankan Jamroni, Eriska Rein (Kukejar Cinta ke Negeri Cina, Bajaj Bajuri the Movie) memerankan Sari, dan Nina Kozok memerankan Retta, Ganindra Bimo, Kelly Tandiono, Agus Kuncoro, Dwi Sasono, Lukman Sardi, Dominique Sandra, McDanny, juga penampilan khusus dari Dian Sastrowardoyo.
Film arahan sutradara Fajar Nugros dan penulis skenario Jujur Prananto ini akan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 27 Agustus 2015.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Napi Narkoba Kabur Ada Kaitan dengan Pengungkapan Sabu di Bandara Pekanbaru
-
Toyota Berikan Rp 50 Juta Pengguna IONIQ 5 yang Bersedia Lakukan Tukar Tambah ke Model bZ
-
Daftar Pejabat Profesional Sektor Keuangan yang Mundur era Prabowo
-
Unhas Ungkap Riwayat Akademik Siti Zahra, Dokter Internship Ditemukan Tewas di Kalibata City
-
Cancel Culture Era Medsos: Kritik Membangun atau Penghakiman Massal?
-
Di Balik Manisnya Kue Pais, Ada Kisah Ketangguhan Masyarakat Adat Tidung yang Ingin Tetap Hidup?
-
Riset Terbaru Ungkap Dampak Teknologi AI Terhadap Pilihan Pekerjaan Gen Z
-
Realita Komunitas Olahraga: Jaga Kebugaran, Cari Teman atau Demi Validasi?
-
Jangan Dibuang, 5 Tips Membuat Tteok dari Nasi Sisa, Irit dan Gluten Free!
-
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diduga Pakai Etomidate, Bareskrim Serahkan ke Paminal