Suara.com - Empat pasangan calon di Kota Palu bertarung memperebutkan kursi Walikota dan Wakil Walikota pada pemilihan kepala daerah(Pilkada) serentak, Rabu(9/12/2015). Adapun empat pasangan yang turut ambil bagian dalam Pilkada Kota Palu yakni Hidayat dan Sigit Purnomo (Pasha "Ungu"), Hadiyanto Rasyid dan Wiwik Jumatul Rofiah, Habsa Yanti Panulele dan Thamrin, serta Andi Mulhanan Tambolotutu dan Tahmidy Lasahido.
Berdasarkan perhitungan cepat yang dilakukan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network, dari 20 persen data yang sudah masuk, pasangan Hidayat dan Sigit Purnomo atau yang lebih dikenal Pasha "Ungu" unggul dari 3 pasangan lainnya dengan persentase suara sebesar 40,49 persen.
Perolehan suara Pasha cukup jauh dibandingkan ketiga pesaingnya dimana pasangan nomor urut dua mendapatkan 22,71 persen, pasangan nomor urut tiga sebesar 21,03 persen, dan pasangan nomor urut empat hanya 15,76 persen.
Karena baru 20 persen suara yang masuk, maka prosentase perolehan suara setiap pasangan calon masih berpotensi berubah. Namun, prosentase suara yang didapatkan pasangan Hidayat dan Pasha yang hampir dua kali lipat dari perolehan pasangan tertinggi kedua setidaknya dapat memberikan peluang besar bagi Pasha dan pasangannya untuk menang.
Seperti diketahui, Lembaga Survei pimpinan Denny J.A bekerjasama dengan 21 daerah yang mengkikuti Pilkada serentak untuk menampilkan hasil hitung cepatnya. Dari 21 daerah, dua diantaranya adalah Propinsi, yakni Jambi dan Sumatera Barat. Sementara selebihnya adalah 16 kabupaten dan tiga kota madya(Kodya). Dari tiga Kodya tersebut salah satu didalamnya adalah Kota Palu.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Suami Arumi Bachsin Menang Telak di Pilkada Trenggalek
Mark Zuckerberg Suarakan Dukungan bagi Warga Muslim
Tag
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Diterpa Isu Terlantarkan Anak Kandung, Denada Posting Momen Mengharukan
-
Telan Biaya Rp85 Miliar, Papa Zola The Movie Janjikan Kualitas Visual Sekelas Hollywood
-
Heboh Riders Fajar Sadboy Minta Alphard Hingga Dior, Asli atau Settingan?
-
Alasan Netflix Tak Hapus Mens Rea Pandji Pragiwaksono Meski Ada Laporan Polisi
-
Geram Fisik Anaknya Dibully Buntut Mens Rea, Istri Pandji Pragiwaksono Ancam Lapor Polisi
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Hubungannya dengan Tompi, setelah Kena Kritik Sang Dokter Bedah
-
Film Surat ke-8 Angkat Potret Gap Generasi Lewat Akting Aurora Ribero dan Arief Didu
-
Sinopsis How to Become a Tyrant di Netflix: Membongkar "Buku Panduan" Diktator Paling Kejam
-
Reuni 13 Tahun, Rio Dewanto dan Michelle Ziudith Kuras Emosi di Sinetron Jejak Duka Diandra
-
SAS: Red Notice, Hadirkan Aksi Die Hard di Bawah Selat Inggris, Tayang Malam Ini di Trans TV