Suara.com - Dua grup vokal, yakni Lingua dan Coboy bukan cuma merilis single Good Time lewat proyek kolaborasinya yang diberi nama Colabo. Namun, ada rencana besar di balik penyatuan grup yang sama-sama pernah populer di era 1990an itu.
"Rencana awal kita adalah bikin konser. Tapi sebelum konser kan harus ada produk. Nah, Good Time ini produk kita," kata Arie Widiawan, salah satu personel Lingua saat ditemui di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2015).
Sambil menunggu waktu yang tepat untuk menggelar konser, Colabo lebih dulu fokus dengan menelurkan lagu-lagu berikutnya. Setelah terkumpul, semuanya akan dirangkum ke dalam sebuah album.
"Karena otomatis jalannya akan ke sana (membuat album). Detilnya belum bisa kita bocorkan. Tapi kemungkinan mini album. Konsep masih terus kita godok," ujar Gilbert Patiruhu, salah satu personel Coboy.
Ditimpali Francois Mohede yang merupakan personel Lingua, kehadiran Colabo di industri musik nasional saat ini sebagai obat rindu bagi penikmat musik di era 1990an. Dia juga berharap konsernya nanti bisa menjadi ajang reuni.
Colabo memiliki arti Collaboration Lingua dan Coboy. Colabo dibentuk dengan konsep 'looks good-sounds good-feel good' yang di produseri langsung oleh Francois. Bertindak sebagai executive producer yakni, Djalu Balapria Wardhana.
Berita Terkait
-
Sebelum Ketahuan Tipu Fans, Aldy Maldini Pernah Bikin Iqbaal Ramadhan Menangis
-
Ternyata Cuma Uang yang Bikin Aldy Maldini Kangen Coboy Junior, Pantas Iqbaal Melesat Sendiri
-
Sumber Penghasilan Aldy Maldini, Ngaku Gali Lubang Tutup Lubang demi Gaya Hidup
-
5 Poin Permintaan Maaf Aldy Maldini usai Tersandung Skandal Penipuan
-
Penuh Rasa Sesal, Aldy Maldini Mengaku Sudah Kembalikan Uang Fans Bertahap
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
PK Entertainment Siapkan Konser ENHYPEN, BOYNEXTDOOR dan Kejutan Bintang K-Pop Besar di Indonesia
-
Kata Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak, Hotman Paris: Pikir Lagi, Apa Anda Cocok Jadi Menteri?
-
Kasus Richard Lee Segera Disidangkan
-
Sule Bantah Kabar Kasar ke Tim Kreatif Ini Talkshow: Demi Allah, Saya Gak Pernah Lempar Skrip
-
Sinopsis To Catch a Killer: Menguak Sniper Misterius, Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini
-
5 Rekomendasi Film Tentang Kesepian Terbaik Selain Train Dreams
-
Term Life: Ketika Nyawa Menjadi Taruhan demi Warisan untuk Sang Putri, Malam Ini di Trans TV
-
Istri Difitnah Jadi Buzzer Pemerintah, Emosi Denny Sumargo Meledak
-
Disomasi Ratu Sofya Anaknya Sendiri, Sang Ibu Nangis-Nangis Minta Putrinya Pulang
-
Adrian Khalif Rilis '2001x': Lagu Buat Kamu yang Hobi Berantem tapi Enggak Bisa Pisah