Suara.com - Kakak kandung Saipul Jamil, Sholeh Kawi, mengaku sempat mendapat arahan dari kepolisian agar tidak bicara kepada media massa. Alasannya demi menjaga nama baik Saipul.
"Karena awal-awal saya diberi arahan dari kepolisian jangan berkomentar dulu dengan alasan demi nama baik Saipul," kata Sholeh kepada wartawan di kantor Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (19/2/2016).
Dalam konferensi pers tadi, Sholeh juga mengungkapkan kalau saudaranya, Syamsul, mendapat kabar dari seseorang yang mengatasnamakan Kapolsek Kelapa Gading yang menginformasikan bahwa laporan terhadap Saipul Jamil akan dicabut.
"Pertama saya dengar pelapor cabut gugatan melalui adik saya Syamsul yang mengatasnamakan Kapolsek Kelapa Gading," katanya.
Katanya, asalkan Saipul kooperatif, kasusnya tidak akan besar. Tetapi, yang terjadi malah sebaliknya.
"Ada info seakan-seakan persoalan ini tidak akan dibesarkan. Asal Saipul nurut aja. Tapi ada penggiringan Saipul mengiyakan kalau melakukan," kata Sholeh.
Saipul telah ditetapkan Polsek Kelapa Gading menjadi tersangka kasus pencabulan terhadap ABG berinisial DS (17).
Sebelumnya, penyidik Polsek Kelapa Gading mengamankan Saipul dari rumahnya di Jalan Gading Indah Utara VI, Blok NH 10, nomor 5, RT 25/12, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, setelah korban DS melaporkan dugaan tindak asusila.
Siang tadi, Saipul dibawa ke Badan Narkotika Nasional untuk dicek apakah dia mengonsumsi narkoba atau tidak.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Dewi Perssik Keceplosan Tak Terkejut Saipul Berbuat Cabul
Disebut Bukan Orang Kristen oleh Paus, Ini Jawaban Donald Trump
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo Berlanjut, Kejari Isyaratkan Ada Tersangka Baru
-
A Stone Sat Still, Buku Anak yang Mengajarkan Empati Lewat Sebuah Batu
-
Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza yang Ancam Gencatan Senjata
-
Kubu Febrie Ajukan Praperadilan, Klaim untuk Menjernihkan Proses Hukum
-
Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Weton Tulang Wangi, Kenali Sifat dan Aura Menurut Kepercayaan Jawa
-
Link Daftar Upacara 17 Agustus Istana Merdeka 2026 Tak Bisa Diakses? Ini Solusinya
-
Pria Bersenjata Senapan Serbu Teror Area Klub Golf Donald Trump di California
-
Head to Head Ter Stegen vs Maarten Paes: Siapa Lebih Layak Jadi Kiper Nomor 1 Ajax?
-
Purbaya Janji Tambah Dana SAL ke Bank Jika Rp 400 Triliun Masih Kurang
-
Dari Desa Wisata Menuju Lestari, Cara Kemiren Belajar Mencintai Lingkungan