Saipul Jamil bersama para tahanan lainnya sedang melakukan senam ruang tahanan Polsek Kelapa Gading.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti mengakui tidak mudah membuktikan laporan pemuda berinisal AW (22) yang mengaku menjadi korban pencabulan pedangdut Saipul Jamil.
"Prinsipnya sulit, karena (kejadiannya) jauh di tahun 2014. Dibutuhkan saksi- saksi yang cukup telak, kemudian alat bukti yang cukup telak. Yang terpenting terkait peristiwanya, karena pembuktian ke pidana menyangkut tempus dan lokus," ujar Krishna di gedung Direskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (29/2/2016). Tempus adalah soal waktu dan lokus ialah tempat kejadian perkaranya.
Krishna mengatakan setelah bukti-bukti didapat penyidik, akan dilanjutkan dengan pengkajian dengan melibatkan keterangan ahli, saksi-saksi yang berkesesuaian dengan keterangan tersangka.
"Prinsipnya sulit, karena (kejadiannya) jauh di tahun 2014. Dibutuhkan saksi- saksi yang cukup telak, kemudian alat bukti yang cukup telak. Yang terpenting terkait peristiwanya, karena pembuktian ke pidana menyangkut tempus dan lokus," ujar Krishna di gedung Direskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (29/2/2016). Tempus adalah soal waktu dan lokus ialah tempat kejadian perkaranya.
Krishna mengatakan setelah bukti-bukti didapat penyidik, akan dilanjutkan dengan pengkajian dengan melibatkan keterangan ahli, saksi-saksi yang berkesesuaian dengan keterangan tersangka.
Selain itu, kata Krishna, penyidik juga akan menelusuri unsur-unsur pidana untuk menjerat terlapor.
"Kemudian dirangkai dengan unsur-unsur pidana, itu masuk kategori dibawah umur atau bukan, AW tidak masuk dibawah umur, karena umurnya 22 tahun, jadi pakai KUHP biasa," tuturnya.
"Harus cari pasalnya apa, masuk di pasal 284, nanti baru dilakukan pemeriksaan, dianalisa dimasukkan gelar perkara terbukti atau tidak," Krishna menambahkan.
Krishna menambahkan saat ini penyidik belum dapat memutuskan dugaan pencabulan yang dilakukan mantan suami dari pedangdut Dewi Perssik kepada AW.
"Saat ini belum bisa menyampaikan apakah terbukti atau tidak," kata Krisna.
AW yang merupakan mantan asisten Saipul Jamil melaporkan Saipul Jamil ke Polda Metro Jaya pada Rabu (24/2/2016). Peristiwanya terjadi pada 2014. Waktu itu, AW masih bekerja sebagai asisten Saipul.
Saat ini, Saipul meringkuk di tahanan Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dia telah menjadi tersangka kasus pencabulan terhadap ABG berinisial DS (17).
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover