Suara.com - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah, dan Transmigrasi mengandeng grup band nasional Slank untuk mengelar konser di Atambua, Kabupaten Belu yang berbatasan dengan Republik Demokrat Timor Leste pada 31 Mei mendatang.
Bupati Belu Willy Lay membenarkan hal itu, meski dia mengatakan Menteri PDTT Marwan Djaffar belum dipastikan hadir.
Slank selama ini dikenal sebagai grup band yang banyak melahirkan agu-lagu berbau nasionalisme sehingga kedatangannya ke wilayah perbatasan Indonesia-RDTL itu dapat memberikan hiburan kepada masyarakat setempat.
"Kita sangat mendukung ini, dan kegiatan ini juga membantu Belu untuk mencanangkan slogan Kabupaten Belu sendiri, yakni 'Belu Bangkit, Belu Bersinar'," ujar Lay, Sabtu (28/5/2016).
Marwan Jafar beberapa waktu lalu juga sudah mengatakan tujuan pihaknya mengandeng Slank untuk konser di perbatasan karena lagu-lagu yang dimiliki Slank mempunyai pesan-pesan yang mendalam.
Ada tiga hal yang digarisbawahi dalam konser di perbatasan, yakni masalah narkoba, perdagangan manusia, serta terorisme yang saat ini masuk melalui pintu-pintu perbatasan.
Marwan mengatakan kehadiran Slank relevan dalam menyampaikan pesan-pesan moral tersebut kepada masyarakat di kawasan perbatasan dengan negara tetangga. Kegiatan yang dikemas dalam konser perbatasan tersebut juga menggandeng perusahaan BUMN, yakni PT Telkom.
"Hal ini sejalan dengan Nawa Cita ketiga, pembangunan Indonesia dimulai dari pinggiran," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Muhammad Suryo, Sosok di Balik Gemuruh Tur Slank dan Misi Kemanusiaan untuk Sumatra
-
Promotor HS Pastikan, Seluruh Keuntungan Konser Slank akan Disumbangkan untuk Aceh dan Sumatra
-
Konser HUT ke-42 Slank Jadi Aksi Kemanusiaan: Keuntungan Didonasikan untuk Korban Bencana Sumatra
-
TMII Sambut Nataru dengan Konser Slank dan Ragam Aktivitas Budaya
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Herjunot Ali Bereaksi Usai Diminta Gantikan Reza Rahadian Jadi Kapten Yoo di Descendants of the Sun
-
Antusias Tinggi, 3 Konser Internasional di Jakarta Ini Tambah Hari
-
Gus Miftah Puji Diplomasi Prabowo di Tengah Panas Selat Hormuz: Makanya BBM Tidak Naik!
-
Viral Guru Besar Unpad Diduga Chat Mesum ke Mahasiswi Exchange, Minta Foto Bikini
-
Deretan Potret Prewedding 'Old Money Vibes' Ala Syifa Hadju dan El Rumi, Elegan Bikin Baper
-
Maut Kembali Mengintai! Warner Bros Resmi Umumkan Tanggal Rilis Final Destination 7
-
Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan: Dilema Anak Antara Ambisi dan Keutuhan Keluarga
-
The Desperate Hour: Naomi Watts Dikejar Waktu Selamatkan Anaknya, Malam Ini di Trans TV
-
Lepas Imej Kalem, Mawar de Jongh Tampil Beda di Serial Luka, Makan, Cinta
-
Sinopsis Sacred Jewel, Ahn Bo Hyun Dapat Misi Berbahaya untuk Mencari Relik Suci