Suara.com - Tiffany salah satu personel SNSD telah dirisak oleh netizen hanya gara-gara dia mengunggah emoticon bendera Jepang dan stiker "Tokyo Jepang" di hari kemerdekaan Korea tanggal 15 Agustus 2016 lalu.
Hal itu membuat dia dipecat dari program reality show Suster Slam Dunk. Awalnya pemirsa yang menggalang kampanye melalui sosial media agar dia dipecat.
Namun, situs online Womad yang merupakan komunitas online bagi perempuan yang fokus pada ketidaksetaraan gender, mengklaim bahwa Tiffany dirisak namanya karena dia seorang perempuan.
"Tiffany menerima lebih banyak gangguan karena dia adalah seorang perempuan. Jika seorang selebriti lelaki melakukan hal yang sama, peristiwa tidak akan sama seperti sekarang," kata Womad lalu menambahkan,"Korea jauh lebih parah terharap selebriti perempuan."
Womad bukan satu-satunya yang mempertanyakan dipecatnya Tiffany dari program Suster Slam Dunk. Penulis lagu Oh Ji Eun juga mengekspresikan pendapatnya melalui Twitter.
"Mengapa Tiffany harus dipecat dari program? Jika idola lelaki melakukan hal sama, mereka tidak akan dipecat secepat ini."
Oh Ji Eun menambahkan,"Hal ini membuat saya bertanya-tanya apakah mereka begitu cepat memecat perempuan dari pekerjaan mereka. Ada apa ini. Seolah-olah mereka melihat Tiffany sebagai pegawai negeri sipil. Jika selebriti adalah PNS, beri kita pensiunan dan masa jabatan juga."
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Viral Pengakuan Turis Jepang soal Prostitusi Anak di Blok M
-
Selain Josepha, Guru Pendamping Juga Dibungkam Juri Indri Wahyuni di Lomba Cerdas Cermat
-
Dipaksa Imam Darto, Ardhito Pramono Rela Tampil Culun Demi Film Gudang Merica
-
Ahmad Dhani Terang-terangan Rendahkan Indonesian Idol: Kalau Enggak Ada Judika, Basi Lah!
-
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Protes di LCC Empat Pilar MPR Kini Ditawari Beasiswa ke China
-
Makin Terbuka, Ardhito Pramono Blak-blakan Soal Hubungannya dengan Davina Karamoy
-
Permintaan Maaf MC LCC Empat Pilar MPR RI Malah Picu Perdebatan Baru
-
Biasa Main Film Serius, Ardhito Pramono Ketagihan Main Komedi Absurd Gara-Gara Gudang Merica
-
Buntut Ketidakadilan LCC MPR RI 2026: Juri, MC, hingga Ketua MPR Digugat ke PN Jakpus
-
Tantang Syekh Ahmad Al Misry Tes Hafalan Al-Quran, Hanny Kristianto Siapkan Hadiah Rp1 Miliar