Suara.com - Pemerintah Cina pada akhir ini mengeluarkan aturan baru yang akan menjadi panduan bagi tayangan televisi di negeri tirai bambu tersebut. Dalam panduan itu, televisi lokal di larang memuja budaya Barat secara berlebihan dan memojokkan tradisi lokal.
Kantor berita Xinhua, pada Minggu (29/8/2016), mengumumkan bahwa kantor urusan media, publikasi, radio, film, dan televisi Cina (SAPPRFT) juga melarang media menampilkan berita-berita tentang kehidupan pribadi figur publik, memamerkan kemewahan dan intrik yang berlebihan.
Panduan ini sendiri menambah panjang daftar tayangan-tayangan yang ditabukan oleh pemerintah Cina. Berikut adalah daftar tayangan yang dilarang di televisi Cina seperti yang disarikan oleh CNN:
Belahan dada perempuan
Pemerintah Cina sejak 2015 lalu telah melarang televisi lokal untuk menayangkan belahan dada perempuan. Televisi wajib menyensor gambar-gambar yang menampilkan belahan di antara payudara perempuan tersebut.
Larangan ini diberlakukan setelah sebuah drama berjudul "The Saga of Wu Zetian", yang bercerita tentang satu-satunya kaisar perempuan dalam sejarah Cina, memperoleh rating tinggi di negeri itu. Serial itu, yang banyak menampilkan perempuan berbusana mini, tiba-tiba dihentikan penayangannya pada Januari 2015 karena "alasan teknis."
Bintang Cilik
Cina juga melarang televisi menampilkan anak-anak dalam acara-acaranya. Larangan ini menyusul naiknya popularitas acara reality show "Baba Qunar?" di negeri itu.
Beijing beralasan bahwa anak-anak tidak seharusnya menjadi komoditas dalam tayangan televisi. Anak-anak seharusnya dibiarkan menikmati masa kanak-kanak mereka secara normal, menghabiskan waktu untuk bermain dan belajar.
"Baba Qunar?" merupakan sebuah acara yang kegiatan sehari-hari dan petualangan para selebritis lelaki Cina dengan anak-anak mereka. Acara itu dihentikan penayangannya pada April tahun ini.
Rokok dan Miras
Sejak Maret lalu Pemerintah Cina telah melarang televisi menayangkan gambar orang sedang merokok dan minuman keras. Kebijakan ini diambil sesuai dengan arahah Presiden Xi Jinping yang meminta agar karya seni harus memiliki fungsi sosial.
Salah satu arahan yang dijadikan kebijakan adalah melarang televisi mempromosikan rokok, miras, perkelahian, dan perilaku tak sehat lainnya. Cina sendiri adalah negara memiliki jumlah perokok cukup besar. Sekitar 68 persen lelaki dewasa Cina merokok dan sekitar sejuta warga Cina meninggal akibat rokok pada 2010.
Homoseksualitas
Sejak tahun awal tahun ini Cina telah melarang televisi mempromosikan homoseksualitas, yang dianggap oleh pemerintah sebagai perilaku abnormal setara dengan inses, pelecehan seksual, dan konten-konten pornografi.
Akibat kebijakan ini, sebuah drama internet berjudul "Addiction" - yang berkisah tentang hubungan asmara antara remaja lelaki - berhenti ditayangkan sejak Februari.
Drama Korea
Pada Agustus kemarin dua acara yang melibatkan artis Korea Selatan di Cina dibatalkan tanpa alasan yang jelas. Satunya adalah acara temu fans Kim Woo-bin dan Suzy Bae - dua artis drama Korea - di Beijing dan yang lain adalah konser boyband EXO di Shanghai.
Larangan itu diduga berhubungan dengan sebuah dekrit yang dikeluarkan lembaga sensor Cina pada Juni lalu yang berisi pengetatan terhadap tayangan televisi asing, agar "untuk mendorong inovasi program-program dalam negeri".
Sementara pada Maret lalu Kementerian Keamanan Dalam Negeri Cina, melalui media sosial Weibo, memperingatkan warganya untuk tak berlebihan menonton drama Korea berjudul "Descendants of the Sun", yang telah ditonton lebih dari 440 juta kali di sebuah layanan video online lokal.
Sinetron Korea sepanjang 16 episode itu memang sangat digandrungi tidak saja di Cina, tetapi juga di Asia Tenggara. Di sebuah layanan video lokal Cina.
Adapun dalam peringatannya, kementerian itu mewanti-wanti bahwa sinetron Korea yang dibintangi Song Joong Ki itu bisa membuat para penggemarnya terlibat masalah hukum dan masalah rumah tangga.
Berita Terkait
-
Kim Hyang Gi dan Cha Hak Yeon Siap Menyapa di The Absolute Value of Romance
-
Kim Sung Cheol dan Jin Ki Joo Berpotensi Bintangi Drama Sleeping Doctor
-
Can This Love Be Translated? Konsisten di Puncak Drama Paling Dibicarakan
-
Penjelasan Mengapa Eun Ho Berubah Jadi Manusia di Drakor No Tail To Tell
-
3 Rekomendasi Drama Romantis yang Dibintangi oleh Kim Hye Yoon, Terbaru No Tail To Tell
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Dokter Tirta Geram Respons Lambat Mohan Hazian soal Isu Pelecehan Seksual: Klarifikasimu Jelek!
-
Cuma Lempar Senyum, Virgoun Hadiri Panggilan Komnas PA Terkait Aduan Inara Rusli soal Anak
-
Potret Keluarga yang Diuji Kehilangan dan Kesepian, Rumah Tanpa Cahaya Tayang 12 Februari 2026
-
Kasih Uang Saweran ke Anak Mulan Jameela, Sikap Maia Estianty Disorot
-
Thanksinsomnia Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Mohan Hazian Imbas Isu Dugaan Pelecehan
-
Lilypad, Antagonis Utama Film Toy Story 5 Bawa Ancaman Baru Bagi Woody cs
-
Viral di Media Sosial, Mohan Hazian Bantah Lakukan Pelecehan Seksual
-
Kasus Keracunan MBG Dianggap Wajar, Bupati Lombok Tengah: Jangan Dikembang-kembangkan
-
Nekat ke Amerika Tanpa Sponsor, Millen Cyrus Bongkar Rahasia Tembus Agensi Model Internasional
-
Ammar Zoni Kirim Surat ke Presiden Prabowo, Minta Keringanan Kasus Narkoba