Suara.com - Bukan Syahrini namanya kalau melakukan hal yang biasa-biasa saja. Pada Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada hari Senin (12/9/2016) kemarin, pelantun Sesuatu itu turut berkurban dan dia memilih sapi jenis limosin yang harganya lebih mahal dari jenis lainnya.
Syahrini pada tahun ini berkurban tiga ekor sapi limosin yang masing-masing berbobot 935 kg, 945 kg, dan 875 kg. Dia mengatakan, ketiga sapi kurban itu didedikasikan untuk keponakannya yang kembar, Raja dan Ratu.
"Aku berkurban dua sapi (untuk) Raja dan Ratu satu sapi. Aku memang sengaja dua, karena rezekinya Allah kasih lebih di tahun ini. Tahun lalu aku cuma satu," kata Syahrini, kepada media di kediamannya di Haur Jaya, Tanah Sareal, Bogor, Jawa Barat.
Penyanyi yang mempopulerkan istilah "bulu mata anti badai" itu menyaksikan langsung prosesi penyembelihan sapi kurbannya. Dia berharap tahun depan bisa kurban sapi 3-4 ekor.
Lalu, kira-kira berapa harga sapi limosin yang dia kurbankan? Presiden RI kelima Susilo Bambang Yudhoyono pernah berkurban jenis sapi ini dan sejak itu nama sapi limosin jadi tenar di dunia peternakan sapi karena dagingnya yang enak.
Dari penelurusan di internet, sapi pedaging yang punya perawakan tinggi itu pertama kali dikembangkan di Prancis. Di Indonesia sendiri, pada tahun ini sapi limosin mengalami kenaikan harga hingga tiga kali lipat karena permintaan yang begitu tinggi.
Sapi limosin pejantan yang sudah berukuran dewasa bisa berbobot lebih dari 1 ton, sedangkan untuk betina bisa mencapai lebih dari 0,5 ton.
Sapi limosin memang jawara untuk soal bobot dagingnya sehingga untuk ukuran 0,5 ton dihargai lebih dari Rp30 juta, sedangkan untuk ukuran 1 ton bisa bernilai Rp60 juta.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD
-
Skenario Lolos Timnas Indonesia: Tak Ada Pilihan Selain Menang atas Singapura
-
Senyum Terakhir di KMP Mutiara Sentosa 2: Rencana Pernikahan Sari yang Kandas di Laut Sapudi
-
Keberanian John Herdman Datangi Suporter Garuda yang Kecewa Disanjung Media Asing
-
Simpanan Masyarakat Terus Tumbuh, LPS Yakin Tidak Ada Makan Tabungan
-
PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
-
Pemain Liga Inggris Rp596 M Punya Nenek Kelahiran Semarang, Bisa Dinaturalisasi?
-
Review Home School: Saat Belajar di Sekolah Tak Harus Lewat Buku Pelajaran