Suara.com - Penyanyi asal Malaysia, Rahmad Mega, mengaku penggemar berat Deddy Dores sejak kecil. Dia sering menyanyikan lagu-lagu musisi legendaris yang meninggal dunia pada 17 Mei 2016 itu.
Menurutnya, lagu ciptaan Deddy yang terkenal di Malaysia di antaranya Mendung Tak Berarti Hujan, dan Jangan Pisahkan.
“Itu adalah lagu yang sering saya nyanyikan saat off air di Malaysia,” kata Rahmad kepada media, baru-baru ini.
Rahmad datang ke Indonesia awalnya dalam rangka kerja. Lalu dia mendapat tawaran dari seorang produser untuk duet dengan Deddy Dores.
Dia tak menyangka karakter suaranya mirip dengan musisi yang berjasa melahirkan Nike Ardila dan Nafa Urbach itu.
“Ada satu yang unik dalam penawaran duet ini, karena saya harus duet dengan sosok idola saya namun sudah tiada,” ujarnya.
Rahmad dan Deddy berkolaborasi dalam sebuah lagu berjudul “Sajadah Ka’bah” yang menemani sembilan lagu lainnya dalam album “Syair Syiar Cahaya.”
Sajadah Ka’bah sebuah lagu religi tentang perjalanan haji. Rahmad mengaku mudah untuk menghayatinya karena pengalaman itu pernah ia jalani.
Lalu, bagaimana pengalamannya berkolaborasi dengan musisi yang telah tiada?
“Itu seperti kolaborasi dengan dua dunia. Itu butuh jiwa yang lebih halus dan dalam. Lagu itu konsepnya dakwah yang sangat halus. Saya sendiri merinding menyanyikan lagui ini,” ujar dia.
Produser Cahaya Bunga Saragih menambahkan, Sajadah Ka'bah sempat tertunda dan dulunya sempat dinyanyikan oleh penyanyi perempuan.
Baca Juga: Ini Alasan Gaston Castano Baru Jenguk Jupe
"Beliau (Rahmad) sempat bilang ini lagu berhantu. Lagu ini sangat bagus dan hari itu juga beliau acc kontrak dengan kami," ujarnya.
Cahaya merilis lagu ini karena pernah berjanji kepada Deddy akan mengenalkan lagu ini tak hanya di Indonesia, tapi ke seluruh dunia, terutama umat Islam.
"Oh iya, waktu itu anak beliau yang bernama mba Elly di depan mayat beliau berjanji mau mensukseskan lagu ini karena tertunda dua tahun lalu," ujarnya.
Cahaya mengaku Sajadah Ka'bah adalah ciptaannya. Lagu tercipta ketika dirinya umrah ke Tanah Suci.
"Saat saya umroh ada sajadah terlempar di depan muka saya, jadi lagu sajadah kabah ini tercipta di Mekkah.
Saat saya pulang umroh, bang Deddy yang pertama kali menyambut saya," Cahaya mengenang terciptanya lagu tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Segera Tayang di Indonesia, 5 Alasan Film Horor Korea Salmokji Layak Dinantikan
-
Deretan Pemain The Lord of the Rings: The Hunt for Gollum Terungkap, Ada Jamie Dornan
-
Film Horor Komedi Gudang Merica Siap Tayang, Kisah Teror Mahasiswa Koas di Rumah Sakit
-
6 Film Horor 2026 Paling Dinantikan yang Siap Menghantui Bioskop!
-
Deretan Rekomendasi Drama Korea Genre Thriller Medis, Terbaru Reverse yang Dijamin Bikin Tegang
-
Mahalini Dicap Sombong, Ingat Lagi Pernyataan Irfan Hakim Soal Sikap Jebolan Ajang Pencarian Bakat
-
Sammy Simorangkir Bawakan Lagu Karya Badai di Konser 20 Tahun, Promotor Pastikan Royalti Dibayar
-
Kronologi Isu Perceraian Fairuz A Rafiq dan Sonny Septian Mencuat, Berawal dari Konten TikTok
-
Suami Yulia Baltschun Akui Selingkuh, Bawa Selingkuhan ke Tempat Bulan Madu di Kyoto
-
Film Crocodile Tears Angkat Keluarga Toxic: Penuh Cinta Tapi Menyekap