Suara.com - Hubungan Ayu Ting Ting dan mantan suaminya, Henry Baskoro Hendarso alias Enji belum juga membaik sejak pernikahan mereka bermasalah hingga akhirnya bercerai. Malah, Enji dipersulit Ayu untuk bertemu anak mereka, Bilqis.
Tapi apa yang diposting Ayu baru-baru ini bikin netizen bertanya-tanya tentang hubungannya dengan sang mantan. Si pelantun Alamat Palsu itu mengutip kata-kata bijak dari salah satu sahabat Nabi Muhammad, Ali bin Abi Thalib.
"Jangan membenci siapapun, tidak peduli berapa banyak mereka bersalah padamu. Hiduplah dengan rendah hati, tidak peduli seberapa kekayaanmu. Berpikirlah positif, tidak peduli seberapa keras kehidupanmu. Berikanlah banyak, meskipun menerima sedikit. Tetaplah berhubungan dengan orang-orang yang telah melupakanmu, dan ampuni yang bersalah padamu. Jangan berhenti berdoa untuk yang terbaik bagi orang yang kau cintai."
Postingan Ayu ini mendapat komentar beragam dari netizen. Ada yang yakin Ayu sudah memaafkan Enji dan segera mempertemukannya dengan buah hati mereka.
"Ini harusnya bagus Quotesnya buat mbak ayu biar bisa Maapin Mas ENJI ayah KANDUNG nya dek Bilkis kan mbak ayu..," tulis akun kalula_shop.
"Berarti mbak maafin si enji dong?? Kasian enji mbak , dia kangen bilqis .. Coba mba jadi enji , pasti sedih ga bisa ketemu anak kandungnya @ayutingting92 gak ada enji gak ada bilqis juga," timpal akun eviwang852g7.
Adapun yang lain justru malah menghujat Ayu, seperti akun wellawilliy misalnya. Akun tersebut yakin Ayu masih memusuhi Enji sehingga dirasa tak pantas memposting kata-kata bijak tersebut.
"Haduh sok mau ngasi motivasi org ,hidup lu liat bro , mantan suami aja kagak boleh ketemu anaknya sendiri . Itu motifnya apa klw bkn dendam? Please," tulisnya.
Hubungan Ayu dan Enji belakangan ini memang kembali ramai dibahas. Enji dikabarkan mengadukan masalah sulit bertemu Bilqis kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Baca Juga: Fahri Ternyata Dilarang Jenguk Auditor BPK yang Ditangkap KPK
Perwakilan KPAI bahkan mengaku sudah berusaha melakukan mediasi antara Ayu dan Enji. Namun Ayu belum meresponsnya.
Jika memang tak ada sikap kooperatif dari Ayu maupun orangtuanya, Abdul Razak dan Umi Kalsum, KPAI berencana melakukan upaya terakhir, yakni tes Deoxyribo Nucleic Acid (DNA).
"Iya, ini upaya terakhir kami buat mediasi adalah pihak Enji akan kami dorong melakukan tes DNA," ujar Erlinda Kepala Divisi Sosialisasi KPAI di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (26/5/2017).
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Sempat Diperingatkan Bakal Kehilangan Ciri Khas, Afgan Ungkap Alasan Lepas Kacamata
-
Viral Kepergok Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Minta Maaf: Saya Khilaf
-
Ahmad Dhani Ogah Beri Ampun ke Lita Gading, Bukti Jurnal Internasional Akan Diserahkan ke Polisi
-
Kembali Buka Hati, Dahlia Poland Tampil Mesra dengan Rangga Azies
-
Afgan Nyaris Kehilangan Suara, Ungkap Perjuangan Sembuh dari Cedera Pita Suara
-
Nagita Slavina Ungkap Honor Pertama Jadi Artis, Dapat Rp4,5 Juta di Usia 13 Tahun
-
Kiesha Alvaro Ingin Kuliah Fikih di Mesir, Rela Ambil 7 Film Demi Nafkah Keluarga Terjamin
-
Final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar Diulang, Netizen Minta Poin Kontroversial Dianulir
-
Cerdas Cermat MPR Disebut Rekonstruksi Adegan Laskar Pelangi, Bedanya Juri di Film Bersikap Kesatria
-
Bantah Sengaja Cueki Syifa Hadju, Ahmad Dhani: Namanya Manusia Tempatnya Lupa