Suara.com - Pascapengakuan aktor Axel Matthew Thomas bahwa dirinya memang membeli satu strip happy five berikut transfer uang Rp1,5 juta, Jeremy Thomas menjadi lunak dan tak lagi menekan polisi untuk mengusut kasus penganiayaan yang dialami putranya itu.
Jeremy sudah tak memikirkan lagi soal delapan polisi yang diduga menganiaya Axel dan telah dilaporkannya ke Divisi Propam Mabes Polri pada Senin (17/7/2017).
"Jujur beberapa hari ini nggak fokus ke situ. Saya pun sudah melupakan bersama teman-teman kemarin," ujar Jeremy di Polres Bandara Soekarno Hatta, Rabu (19/7).
Menurut suami Ina Thomas tersebut, laporannya saat itu karena spontan dan diliputi rasa emosional. Jeremy juga mengaku saat itu belum tahu duduk permasalahannya.
"Karena saya baru tahu masalahnya. Waktu itu kan kita nggak tahu duduk masalahnya. Wajar lah ortu yang spontan dan itu terjadi sangat emosional sekali. Karena kita kan tahunya waktu itu Axel diculik," kata bingtang sinetron "Janjiku" dan "Dewi Fortuna" itu.
Jeremy juga memaklumi tindakan keras yang dilakukan aparat terhadap Axel. Dia merasa persoalan penganiayaan terhadap putranya wajib dilupakan dan fokus melangkah ke depan.
"Ini persoalan wajib dilupakan dan harus move on. Karena aparat itu melakukan tugas mereka untuk memberantas narkoba dimana saya juga setuju dengan aparat memberantas narkoba. Dan bahkan bagi saya itu bukan hal yang prioritas lagi, karena bagi saya pelaku melakukan tugas. Cuma waktu itu kita nggak tahu siapa," tuturnya.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan bahwa aktor berusia 19 tahun telah mengakui membeli happy five dengan mentransfer uang Rp1,5 juta ketika diminta keterangan di Polres Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu.
Argo juga menyampaikan jika penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta masih mendalami keterangan Axel yang sudah ditetapkan sebagai tersangka untuk kasus ini.
Baca Juga: Hubungan Axel Thomas dengan Lelaki yang Tawarkan Narkoba
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Bahlil Ubah Kuota RKAB Minerba 2026, Perusahaan Setor Royalti Terbesar Diprioritaskan
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
MBG Telan Korban, BGN Naikkan Status Kasus dan Sanksi Tegas Pelaku
-
Pemerintah Lebih Untung Jika Jalankan Putusan MK Soal MBG di 2027, Pakar UGM Jelaskan Alasannya
-
Lolos Final Piala Presiden 2026, Igor Tolic Justru Ungkap Alarm Bahaya untuk Persib Bandung