Suara.com - Bintang pop Korea T.O.P diganjar 10 bulan kurungan dengan dua tahun masa percobaan setelah dinyatakan terbukti bersalah menghisap ganja oleh pengadilan, Kamis (20/7/2017). Putusan ini hanya beberapa minggu setelah T.O.P dilarikan ke rumah sakit akibat over dosis narkoba.
T.O.P yang juga dikenal sebagai anggota boy band BigBang ini dimeja hijaukan karena kedapatan beberapa kali mengonsumsi mariyuana di kediamannya di Seoul, Oktober tahun lalu.
Dalam dakwaannya, jaksa menyebut kebiasaan lelaki bernama asli Choi Seung Hyun itu dapat berdampak negatif kepada publik. Namun, pernyataan menyesal dan bersalah T.O.P dijadikan pertimbangan meringankan hukumannya. Dia harus menjalani dua tahun masa percobaan. Jika dalammasa percobaan tersebut T.O.P melakukan pelanggaran serupa maka dirinya akan dijebloskan ke bui.
Seperti diketahui, saat hadir dalam sidang kasusnya di pengadilan, kepada wartawan T.O.P mengaku menyesal telah membuat masalah hingga mengirimnya ke jeruji besi. Dia juga sempat menyampaikan permintaan maafnya kepada fans.
Undang-undang Korea Selatan memastikan mariyuana ilegal digunakan. Ancaman hukumannya lima tahun penjara dan denda sebesar 50 juta won.
T.O.P dilarikan ke rumah sakit pada Senin lalu karena tak sadarkan diri akibat overdosis.
Sejak saat itu, kabar simpang siur beredar di berbagai media. Ada yang mengatakan T.O.P sudah siuman. Ada juga sumber dari kepolisian yang bilang T.O.P tak kehilangan kesadaran, melainkan cuma tertidur akibat minum pil tidur.
Dokter di rumah sakit Ewha Womans University akhirnya menjelaskan kondisi medis T.O.P. Dokter yang telah mendapat izin bicara dari ibunda penyanyi itu mengatakan,"kondisi Choi sangat buruk", demikian dilansir dari laman Allkpop, Kamis (8/6/2017).
T.O.P kemungkinan overdosis akibat mengkonsumi obat penenang. Soal berapa butir yang ditenggak, dokter mengaku tak tahu pasti. "Tapi yang kami tahu itu sangat banyak," ujarnya.
Sambil menangis, Ibunda T.O.P membantah pemberitaan yang menyebut sang putra hanya tertidur. Dia geram lantaran kabar yang beredar di luar tak seperti fakta sebenarnya.
"Anak saya dalam kondisi kritis. Saya melihat sendiri anak saya sekarat, tapi saya juga melihat ada laporan mengatakan dia hanya tidur. Bukankah itu laporan yang salah?" katanya.
(AFP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
Terkini
-
Profil Kathryn Hahn Geser Scarlett Johansson Perankan Mother Gothel di Tangled Live Action
-
Perfect Crown Rilis Teaser Baru, Intip Alur Cerita dan Jadwal Tayangnya
-
Ini Daftar 5 Film yang Lagi Trending di Netflix Indonesia
-
Satu Dekade Teror Danur: Simak Preview The Last Chapter, Babak Akhir Perjalanan Risa
-
Satu Lagi Kebaikan Diungkap, Kapolsek Ciputat Timur Sampai Doakan Vidi Aldiano
-
Sengaja Biarkan Anaknya Nakal, Denise Chariesta: Itu Namanya Parenting Orang Kaya
-
Kasasinya Ditolak, Nikita Mirzani Sebut Ada yang Janggal
-
Siapa Herri Pras? Syekh Ahmad Al Misry Bantah sebagai Gurunya
-
Dulu Viralkan Pelakor Gayung Love Pink, Agnes Jennifer Kini Putuskan Cerai
-
Video Alumni 'Protes' ke Prabowo Gara-Gara Sekolahnya Baru Bagus Setelah Lulus Viral di Medsos